Webinar Kedua Praktisi Internasional Teknik Mesin UMM Sukses Menghadirkan Praktisi Internasional yang Berpengalaman dari Tokyo dan Taiwan

Jurusan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menyelenggarakan Webinar Kedua dengan tema “Tantangan dan Peluang di Industri Teknik”. Webinar yang diadakan pada Sabtu, 6 Agustus 2022 ini berhasil menghadirkan dua praktisi internasional yang berpengalaman, yaitu Assoc. Prof Muhammad Aziz dari Tokyo University, Jepang, dan Sapto Wijanarko Rustamadi, M.Sc., seorang engineer dari Micron Technology, Taiwan. Webinar Kedua ini merupakan kelanjutan dari upaya Jurusan Teknik Mesin UMM untuk memberikan wawasan terbaru dan pengetahuan mendalam kepada mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum dalam menghadapi perubahan cepat di industri teknik global. Sesi pertama webinar ini diisi oleh Assoc. Prof Muhammad Aziz, seorang pengajar di Tokyo University yang memiliki keahlian dalam bidang material dan teknologi manufaktur. Dalam presentasinya, Assoc. Prof Muhammad Aziz membahas tentang perkembangan terbaru dalam material canggih, teknologi manufaktur berbasis digital, dan aplikasi kecerdasan buatan (AI) dalam industri. Peserta webinar sangat antusias mendengarkan pengetahuan dan pengalaman yang dibagikan oleh Assoc. Prof Muhammad Aziz. Sesi kedua Webinar Kedua diisi oleh Sapto Wijanarko Rustamadi, M.Sc., seorang engineer berpengalaman dari Micron Technology, Taiwan. Sapto Wijanarko Rustamadi membahas tentang teknologi semikonduktor dan peranannya dalam memajukan industri teknologi informasi. Ia menjelaskan tentang perkembangan terkini dalam desain dan manufaktur semikonduktor serta tren masa depan di industri tersebut. Pengetahuan dan pengalaman Sapto Wijanarko Rustamadi dalam industri semikonduktor sangat menginspirasi peserta webinar. Nur Hasanah, S.T., M.Sc, koordinator webinar praktisi internasional kedua, menyampaikan kepuasannya atas suksesnya Webinar Kedua. “Kami berkomitmen untuk terus menyelenggarakan webinar ini sebagai sarana pembelajaran yang bermanfaat bagi mahasiswa dan dosen Jurusan Teknik Mesin UMM serta masyarakat umum. Dengan menghadirkan praktisi internasional yang berpengalaman, kami berharap peserta dapat memperluas pengetahuan dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan di industri teknik,” ujarnya. Webinar Kedua juga menyediakan platform interaktif yang memungkinkan peserta untuk berinteraksi langsung dengan pemateri melalui sesi tanya jawab. Para peserta dapat saling berdiskusi dan berbagi pengalaman melalui fitur chat yang disediakan. Seluruh sesi webinar direkam dan akan diunggah kembali agar dapat diakses oleh peserta yang tidak dapat hadir pada saat acara berlangsung. Shared:
Grand Launching CoE Kelas Profesional untuk Construction & Vehicle Simulation (CVS) dan Welding Inspector (WI) di Teknik Mesin UMM

Pada tanggal 4 Maret 2023, Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meluncurkan Center of Excellence (CoE) atau kelas profesional untuk Construction & Vehicle Simulation (CVS) batch 1 dan Welding Inspector (WI) batch 3. Selain itu, juga diselenggarakan kursus singkat NDT level 1 (Non-Destructive Testing). Acara grand launching ini merupakan langkah strategis UMM dalam memperkuat kolaborasi dengan industri serta memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan profesional untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam bidang CVS dan WI. Kehadiran praktisi-praktisi terkemuka dari berbagai perusahaan menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini. Untuk kelas CoE CVS, Prasetya Adi Nugraha, ST. dari PT INKA dan M. Evan Wiryawan, ST. MT. dari PT INKA hadir sebagai praktisi dan pemateri. Mereka menyampaikan materi tentang sistem perkeretaapian kepada 46 mahasiswa yang mengambil program CoE CVS. Dalam sesi ini, mahasiswa mendapatkan wawasan mendalam tentang konstruksi dan simulasi kendaraan serta aplikasinya dalam industri perkeretaapian. Sementara itu, kelas WI batch 3 dihadiri oleh sejumlah praktisi Welding Inspector yang berpengalaman. R. Bagus Redito, ST. dari PT. Barata, Sigit Budi Raharjo, ST. dari PT PAL, Khoiruz Zadit Taqwa dari PT Steel Pipe Industry of Indonesia (SPINDO), dan Andhi Prasetyo, ST. MM. dari Lloyd’s Register Asia menjadi narasumber dan instruktur dalam kelas WI. Mereka berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka dalam bidang inspeksi pengelasan kepada 50 mahasiswa peserta CoE WI. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan profesional yang tertarik untuk mengembangkan kompetensi di bidang CVS dan WI. Grand launching CoE CVS dan kelas WI ini merupakan wujud komitmen UMM dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan peningkatan keterampilan mahasiswa sesuai dengan tuntutan dunia industri. Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D, Ketua Program Studi Teknik Mesin UMM, mengungkapkan kebanggaannya terhadap kesuksesan acara tersebut. “Melalui grand launching CoE CVS dan kelas WI, kami berharap mahasiswa dan peserta lainnya dapat memperoleh pengetahuan yang relevan dan keterampilan praktis yang akan membantu mereka dalam persiapan karir di industri CVS dan WI. Kami juga berterima kasih kepada praktisi yang telah hadir dan berbagi pengalaman mereka dengan peserta,” ujarnya. Kelas profesional CVS dan WI serta kursus NDT level 1 ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peserta, baik dalam peningkatan kompetensi maupun penguatan hubungan antara UMM dengan industri. UMM berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja guna mempersiapkan mahasiswa menjadi tenaga profesional yang siap bersaing di era industri 4.0. Shared:
Kuliah Perdana dengan Tema Peluang Kerja dan Usaha di Era Post Pandemi Sukses Digelar

Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) telah melaksanakan kuliah perdana dengan tema “Peluang Kerja di Era Post Pandemi dan Peluang Usaha bagi Lulusan Teknik Mesin”. Kegiatan ini merupakan inisiatif untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai peluang karir dan bisnis di tengah situasi pandemi yang sedang berlangsung. Acara ini diadakan pada tanggal 26 September 2022. Kuliah perdana ini dihadiri oleh narasumber yang memiliki pengalaman dan keahlian dalam bidang teknik mesin serta industri terkait. Narasumber pertama yang diundang adalah Ir. FA. Manara Lodewijk H, W Eng, perwakilan dari Lembaga Sertifikasi Profesi Las – ITPI. Beliau membagikan pengetahuan dan informasi tentang peluang karir di industri pengelasan, serta pentingnya sertifikasi profesi dalam meningkatkan daya saing di pasar kerja. Narasumber kedua yang turut hadir adalah Ir. Muhammad Sholin, General Manager dari PT Kelola Mina Laut. Beliau memaparkan peluang usaha di sektor perikanan, khususnya dalam pengolahan dan pengelolaan hasil laut. Mahasiswa mendapatkan perspektif yang berharga mengenai peluang bisnis di industri perikanan yang tetap berkembang meskipun di tengah situasi pandemi. Kuliah perdana ini diikuti oleh 616 mahasiswa dan 20 dosen Program Studi Teknik Mesin UMM. Peserta terdiri dari mahasiswa tingkat pertama, kedua, dan ketiga yang sedang menempuh pendidikan di program studi tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang prospek kerja dan peluang bisnis yang dapat dijalani oleh lulusan teknik mesin di masa post pandemi. Alvian Iqbal Hanif Nasrullah, ST. MT. selaku koordinator, menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan partisipasi yang tinggi dari mahasiswa dan dosen dalam kuliah perdana ini. Beliau berharap bahwa acara ini dapat memberikan motivasi dan inspirasi kepada mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di dunia kerja maupun usaha. Kuliah perdana ini menjadi awal yang baik bagi Program Studi Teknik Mesin UMM dalam memberikan edukasi dan pemahaman yang komprehensif kepada mahasiswa. Departemen ini berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan yang relevan dan mendukung pengembangan keterampilan serta pemahaman mahasiswa dalam menghadapi perubahan global yang terjadi, terutama di masa post pandemi. Shared:
Webinar Pertama Praktisi Internasional yang Diselenggarakan oleh Teknik Mesin UMM Sukses Membawa Praktisi Internasional dari Jepang

Jurusan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan Webinar Pertama Praktisi Internasional dengan tema “Inovasi dan Perkembangan di Industri Teknik” pada hari Sabtu, tanggal 16 Juli 2022. Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta yang antusias dan menghadirkan dua praktisi internasional terkemuka dalam bidang teknik, yaitu Muhammad Ali Nur, S.T., dari Kurimoto Ltd, Jepang, dan Ajie Azhary Pratama, S.T., dari Honda Automobile R&D, Jepang. Webinar Pertama ini merupakan hasil kerja sama antara Jurusan Teknik Mesin UMM dengan praktisi industri terkemuka untuk memberikan wawasan dan pengetahuan terbaru kepada mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum dalam menghadapi tantangan perkembangan industri teknik di era globalisasi. Sesi pertama webinar ini diisi oleh Muhammad Ali Nur, S.T., seorang engineer berpengalaman dari Kurimoto Ltd. Dalam presentasinya, Muhammad Ali Nur membahas tentang inovasi dan perkembangan terkini di industri manufaktur. Ia membagikan pengetahuannya tentang penggunaan teknologi robotika yang canggih dalam proses produksi, penerapan sistem otomasi cerdas, dan strategi pengelolaan rantai pasok yang efisien. Para peserta webinar sangat terkesan dengan wawasan dan pengalaman yang dibagikan oleh Muhammad Ali Nur. Sesi kedua Webinar Pertama diisi oleh Ajie Azhary Pratama, S.T., seorang engineer berprestasi dari Honda Automobile R&D. Ajie Azhary Pratama berbicara tentang inovasi terbaru di industri otomotif, termasuk penggunaan teknologi mutakhir dalam perancangan mobil seperti kendaraan otonom dan elektrifikasi. Pengetahuan dan pengalaman Ajie Azhary Pratama dalam menciptakan mobil-mobil modern di Honda sangat menginspirasi peserta webinar. Reza Aulia Rahman, S.T., M.Eng, koordinator program webinar praktisi internasional pertama, mengungkapkan kegembiraannya atas suksesnya acara tersebut. “Webinar Pertama Praktisi Internasional ini merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi mahasiswa dan dosen Teknik Mesin UMM untuk belajar langsung dari praktisi internasional yang telah mencapai kesuksesan dalam karier mereka. Kami berharap webinar ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta serta memotivasi mereka untuk berinovasi dalam bidang teknik,” ujarnya. Webinar Pertama Praktisi Internasional juga menawarkan platform interaktif yang memungkinkan peserta untuk berinteraksi langsung dengan pemateri melalui sesi tanya jawab. Para peserta juga dapat saling berbagi pengalaman dan pengetahuan melalui fitur chat yang disediakan. Seluruh sesi webinar direkam dan akan diunggah kembali agar dapat diakses oleh peserta yang tidak dapat hadir pada saat acara berlangsung. Shared:
Tiga Mahasiswa Teknik Mesin UMM Mengikuti Magang Internasional di Nagayama Synthetic Industry Co. Ltd di Jepang

Tiga mahasiswa dari Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) telah diberikan kesempatan emas untuk mengikuti program magang internasional di Jepang. Magang ini diselenggarakan oleh Nagayama Synthetic Industry Co. Ltd, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang plastic molding, mold design, mold production, processing, assembly, manufacture, dan pemasaran roll screens. Tiga mahasiswa yang beruntung ini adalah Fiqri Hairul Rasyid, Ahmad Zidane, dan Lamda Muchsin. Magang internasional ini adalah bagian dari upaya UMM untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam dunia industri yang sesungguhnya. Melalui kesempatan ini, mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana operasional perusahaan dilakukan, terlibat dalam proyek nyata, dan mempelajari teknologi terkini yang digunakan di industri manufaktur di Jepang. Fiqri Hairul Rasyid, salah satu mahasiswa yang mengikuti magang, mengungkapkan kegembiraannya atas kesempatan ini. “Saya merasa sangat beruntung dan bersyukur dapat mengikuti program magang ini di Nagayama Synthetic Industry Co. Ltd. Saya berharap dapat memperluas pengetahuan dan keterampilan saya dalam bidang teknik mesin serta mendapatkan pengalaman berharga di industri manufaktur Jepang,” ujarnya. Ahmad Zidane, mahasiswa lainnya, mengatakan bahwa magang internasional ini akan menjadi landasan penting dalam pengembangan karirnya di masa depan. “Saya percaya bahwa pengalaman magang di Jepang akan memberikan wawasan yang berharga dan membantu saya menjadi seorang profesional yang kompeten di bidang teknik mesin,” kata Ahmad Zidane. Lamda Muchsin, mahasiswa ketiga yang mengikuti magang, menyambut antusias kesempatan ini untuk belajar langsung dari praktisi industri di Jepang. “Saya sangat bersemangat dapat bekerja dan belajar bersama para ahli di Nagayama Synthetic Industry Co. Ltd. Saya berharap dapat membawa pulang pengetahuan dan pengalaman berharga ini untuk berkontribusi dalam pengembangan industri manufaktur di Indonesia,” tutur Lamda Muchsin. Program magang internasional ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa Teknik Mesin UMM, baik dalam hal peningkatan keterampilan teknis maupun pengembangan soft skill. Selain itu, ini juga merupakan salah satu upaya UMM dalam menghubungkan dunia pendidikan dengan industri, sehingga lulusan dapat siap menghadapi tantangan dan kebutuhan dunia kerja yang sesungguhnya. Shared:
Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Teknik Mesin UMM Meraih Keberhasilan pada Tahun Kedua
Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merayakan keberhasilan pelaksanaan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) pada tahun kedua. PKKM merupakan program yang bertujuan untuk mengembangkan kreativitas, kompetensi, dan kemampuan mahasiswa dalam rangka mendukung transformasi pendidikan tinggi di Indonesia. Pelaksanaan PKKM oleh Program Studi Teknik Mesin UMM memberikan dampak dan manfaat yang signifikan bagi seluruh civitas akademika. Salah satu dampak positif yang dihasilkan adalah mendukung diperolehnya Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) Teknik. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam PKKM telah menghasilkan luaran-luaran yang sesuai dengan persyaratan akreditasi, sehingga meningkatkan kualitas dan reputasi Program Studi Teknik Mesin UMM. Selain itu, pelaksanaan PKKM juga berdampak terhadap peningkatan kompetensi dosen, mahasiswa, dan tenaga pendidik (tendik). Melalui partisipasi dalam PKKM, para dosen dan tendik mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam bidang teknik mesin. Hal ini berdampak positif pada kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian yang dilakukan oleh Program Studi Teknik Mesin UMM. Selanjutnya, PKKM juga memberikan dampak positif terhadap kemajuan fisik, seperti peningkatan kualitas sarana dan prasarana laboratorium. Investasi dalam pengembangan infrastruktur tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian di Program Studi Teknik Mesin UMM. Dengan adanya fasilitas yang memadai, mahasiswa dan dosen dapat menjalankan kegiatan-kegiatan akademik dengan lebih efektif dan efisien. Iis Siti Aisyah, ST., MT. PhD selaku Koordinator Program Studi Teknik Mesin UMM, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh mahasiswa, dosen, dan tenaga pendidik yang telah berkontribusi dalam kesuksesan PKKM tahun kedua ini. Beliau mengatakan, “PKKM menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi mereka, sementara bagi dosen dan tendik, PKKM memberikan kesempatan untuk terus meningkatkan kompetensi dan berkontribusi dalam pengembangan Program Studi Teknik Mesin UMM.” Melalui pelaksanaan PKKM, Program Studi Teknik Mesin UMM terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang berkualitas, menghasilkan lulusan yang kompeten, dan berkontribusi dalam pengembangan bidang teknik mesin. Keberhasilan PKKM tahun kedua ini menjadi pendorong bagi Program Studi Teknik Mesin UMM untuk terus berinovasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan industri. Shared:
Teknik Mesin UMM Perkuat Kompetensi NDT Internasional bagi Mahasiswa

Jurusan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) telah melaksanakan program penguatan kompetensi NDT (Non-Destructive Testing) internasional yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam bidang uji tak merusak. Program ini melibatkan proses seleksi ketat dan pelatihan intensif yang diikuti oleh 40 mahasiswa terbaik dari angkatan semester 7, yang terpilih dari 200 peserta seleksi. Seleksi dilakukan berdasarkan nilai pengelasan, metalurgi, praktikum pengelasan, dan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Setelah melewati proses seleksi yang dilaksanakan pada tanggal 9 Agustus 2022 dan 29 Agustus 2022, 40 mahasiswa terpilih dipilih untuk mengikuti kegiatan penguatan kompetensi NDT internasional ini. Untuk mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dalam bidang NDT, mereka menjalani pembekalan teori in-house selama 3 bulan. Dalam periode ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip dasar dan metode-metode uji tak merusak yang digunakan dalam industri. Dosen-dosen berpengalaman dan mitra industri memberikan materi yang relevan serta praktikum untuk memperkuat pemahaman mahasiswa. Sebagai tahap akhir dari program penguatan kompetensi NDT internasional ini, mahasiswa akan mengikuti uji kompetensi dari American Society for Nondestructive Testing (ASNT). Uji kompetensi ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan pengetahuan NDT yang telah mereka pelajari selama program ini. Hasil dari uji kompetensi ini akan memberikan pengakuan internasional bagi mahasiswa yang berhasil melewatinya. Dalam rangka memastikan kualitas program ini, Jurusan Teknik Mesin UMM menjalin kerja sama dengan NDE ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) sebagai lembaga yang memiliki keahlian dan fasilitas yang memadai dalam bidang NDT. Kerja sama ini memungkinkan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan dari para ahli dan praktisi terbaik dalam industri. Koordinator program NDT, Mohamad Irkham Mamungkas, ST., MT., mengungkapkan kebanggaannya terhadap pelaksanaan program penguatan kompetensi NDT internasional ini. “Melalui program ini, kami berharap mahasiswa Teknik Mesin UMM dapat menjadi profesional yang memiliki kompetensi dan sertifikasi internasional dalam bidang uji tak merusak. Ini akan memberikan mereka keunggulan kompetitif dalam memasuki dunia industri yang semakin kompetitif,” ungkap beliau. Diharapkan, melalui program penguatan kompetensi NDT internasional ini, mahasiswa Teknik Mesin UMM akan mampu mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh dalam dunia industri, serta memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan teknologi dan keberlanjutan industri. Shared:
Kuliah Tamu Luring oleh Lublin University of Technology (Polandia) Dihadiri Mahasiswa Teknik Mesin UMM

Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan kuliah tamu luring yang menampilkan pengajar dari Lublin University of Technology pada Rabu dan Kamis, 6-7 Juli 2022. Kegiatan ini diadakan di Aula Gedung Kelas Bersama IV (GKB IV) lantai 4, UMM. Acara ini diikuti oleh mahasiswa dari program studi Teknik Mesin yang berasal dari berbagai angkatan. Kuliah tamu ini merupakan bagian dari upaya UMM dalam memperkaya pengetahuan dan pengalaman mahasiswa dalam bidang teknik mesin. Lublin University of Technology, yang merupakan universitas terkemuka di Polandia, menyumbangkan keahlian dan pengalaman pengajar serta staf International Relation mereka untuk berbagi pengetahuan kepada mahasiswa UMM. Acara ini dihadiri oleh empat pengajar dari Lublin University of Technology, yang membawakan materi-materi yang relevan dengan bidang teknik mesin. Para pengajar tersebut memberikan kuliah dan diskusi interaktif kepada mahasiswa UMM, sehingga mahasiswa dapat memperluas wawasan mereka tentang perkembangan terkini dalam bidang tersebut. Selain itu, dua staf International Relation dari Lublin University of Technology turut hadir dalam acara ini. Mereka bertindak sebagai perwakilan dari universitas tersebut dan membantu memfasilitasi hubungan antara kedua universitas, dengan tujuan memperluas kerjasama akademik di masa depan. Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D, Ketua Program Studi Teknik UMM, mengungkapkan kegembiraannya atas terselenggaranya kuliah tamu ini. Ia berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa UMM dapat mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang perkembangan teknologi dan penelitian terkini dalam bidang teknik mesin. Salah satu mahasiswa peserta kuliah tamu ini, Ahmad, mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2020, mengatakan, “Saya sangat senang dapat mengikuti kuliah tamu ini. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan jurusan saya, dan saya mendapatkan banyak wawasan baru dari pengajar yang sangat berpengalaman.” Kuliah tamu ini merupakan salah satu upaya UMM untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan pengalaman belajar mahasiswa dalam lingkungan yang beragam. Dengan adanya kerjasama antara UMM dan Lublin University of Technology, diharapkan akan terjalin kerjasama yang lebih erat di masa depan, baik dalam hal pertukaran mahasiswa maupun penelitian bersama. Universitas Muhammadiyah Malang berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan menghadirkan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas dalam bidang akademik. Diharapkan kuliah tamu seperti ini dapat menjadi acara rutin yang memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi mahasiswa UMM. Shared:
Teknik Mesin UMM Sosialisasikan Penyelesaian Study, Percepatan KTW, CoE Praktisi Mengajar, Magang, dan Persiapan Student Camp

Jurusan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar acara sosialisasi yang penting bagi semua angkatan yang berkepentingan dalam menghadapi beberapa program dan kegiatan yang akan datang. Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 11 Mei 2023 di Aula Bau dan dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai angkatan. Dalam acara tersebut, terdapat beberapa sosialisasi yang disampaikan kepada para mahasiswa. Pertama, sosialisasi penyelesaian study diberikan kepada mahasiswa yang telah memasuki tahap akhir studi. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait prosedur dan persyaratan yang harus dipenuhi dalam menyelesaikan studi dengan baik. Mahasiswa diberikan penjelasan mengenai penulisan skripsi, proses sidang, dan langkah-langkah lainnya untuk mencapai kelulusan dengan sukses. Selanjutnya, sosialisasi percepatan KTW (Karya Tulis Ilmiah) juga menjadi fokus dalam acara tersebut. Mahasiswa diinformasikan mengenai pentingnya KTW sebagai bagian dari pengembangan keterampilan akademik. Mereka diberikan panduan dan strategi dalam menyelesaikan KTW dengan efektif dan efisien. Hal ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya tulis yang berkualitas dan dapat diaplikasikan dalam dunia industri. Selain itu, sosialisasi tentang CoE (Center of Excellence) Praktisi Mengajar dan Magang juga diberikan kepada mahasiswa. CoE merupakan program unggulan yang melibatkan praktisi industri untuk memberikan pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan industri. Sosialisasi ini memberikan gambaran tentang manfaat dan peluang yang dapat diperoleh melalui program CoE, termasuk kesempatan untuk magang di perusahaan-perusahaan ternama. Mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan keterampilan praktis dan memperluas jaringan profesional mereka. Terakhir, sosialisasi persiapan Student Camp juga dilakukan dalam acara ini. Student Camp merupakan kegiatan yang diadakan oleh Jurusan Teknik Mesin UMM untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dari berbagai angkatan. Sosialisasi ini memberikan informasi mengenai tujuan, agenda, dan persiapan yang perlu dilakukan oleh mahasiswa untuk mengikuti acara tersebut. Student Camp diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan solidaritas di antara mahasiswa Teknik Mesin UMM. Ir. Iis Siti Aisyah, ST, MT, Ph.D, IPM, Ketua Program Studi Teknik Mesin UMM, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme dan partisipasi mahasiswa dalam acara sosialisasi tersebut. “Sosialisasi ini merupakan bentuk komitmen Jurusan Teknik Mesin UMM dalam mendukung mahasiswa dalam perjalanan studi mereka. Kami berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat lebih siap dan terarah dalam menghadapi berbagai tantangan akademik dan pengembangan karir di masa depan,” ujarnya. Dengan adanya sosialisasi penyelesaian study, percepatan KTW, CoE Praktisi Mengajar dan Magang, serta persiapan Student Camp, diharapkan mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UMM dapat mempersiapkan diri dengan baik dan mengoptimalkan potensi mereka dalam meraih kesuksesan akademik dan profesional. Shared:
Mahasiswa Teknik Mesin UMM Raih Prestasi di Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation, and Technology Exposition (IPITEx 2023)

Dua tim mahasiswa dari Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil memperoleh pengakuan dan prestasi di ajang “Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation, and Technology Exposition (IPITEx 2023)” yang diselenggarakan oleh National Research Council of Thailand. Tim-tim tersebut berhasil menyabet medali dalam ajang bergengsi tersebut yang diikuti oleh banyak peserta dari berbagai negara. Tim pertama yang terdiri dari Mohammad Amin Abil, Evita Leninda Fahriza Ayuni, dan Shahrul Asy’ari berhasil meraih medali perunggu dengan memamerkan penemuan mereka yang berjudul “Free Hydrogen Using Water Electrolysis”. Penemuan mereka mencuri perhatian para juri dan pengunjung IPITEx 2023 karena inovasinya yang berpotensi memberikan kontribusi besar dalam pengembangan energi terbarukan. Melalui metode elektrolisis air, tim ini berhasil menghasilkan hidrogen secara gratis sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Keberhasilan mereka dalam menciptakan solusi yang berpotensi mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil mendapatkan apresiasi yang tinggi. Tim kedua yang terdiri dari Azriel Muzaky, Riski Buludatu, Dwi Cahya Putra, dan Lutfi Kurnia Nanda juga mencatatkan prestasi yang membanggakan dengan meraih medali perak. Mereka mempresentasikan penemuan mereka yang berjudul “Automatic Walking Suitcase on Stairs”. Penemuan ini menarik perhatian dengan desain revolusioner yang memungkinkan koper berjalan secara otomatis di atas tangga. Inovasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi para pelancong yang sering menghadapi tantangan membawa bagasi melintasi tangga di bandara, stasiun, dan tempat umum lainnya. Kehandalan dan kemudahan penggunaan produk ini membuatnya layak mendapatkan medali perak dalam ajang IPITEx 2023. Ketua Program Studi Teknik Mesin UMM, Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D, menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh tim Teknik Mesin UMM dalam ajang tersebut. “Prestasi ini merupakan bukti nyata dari dedikasi, kerja keras, dan keunggulan akademik para mahasiswa serta pendamping mereka. Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika UMM untuk terus menghasilkan inovasi dan berkontribusi pada pembangunan bangsa dan masyarakat,” ungkapnya. IPITEx 2023 merupakan ajang bergengsi yang menghadirkan para penemu, inovator, dan peneliti dari seluruh dunia untuk memamerkan karya-karya mereka. Melalui partisipasi dalam ajang ini, Tim Teknik Mesin UMM berhasil membawa pulang medali perunggu dan perak, membuktikan bahwa UMM terus menghasilkan sumber daya manusia yang berdaya saing dan berpotensi dalam dunia inovasi dan teknologi. Shared: