Kuliah Analisa Struktur di Center of Excellence Construction & Vehicle Simulation

Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang terintegrasi antara teori dan praktik. Kali ini, melalui mata kuliah Analisa Struktur, mahasiswa berkesempatan untuk belajar langsung dari praktisi industri. Kegiatan ini diadakan di Center of Excellence Construction & Vehicle Simulation (CoE CVS) dan dipandu oleh Muhammad Luqmanul Hakim dari PT Turkish Aerospace Indonesia. Sesi ini berlangsung dengan antusiasme tinggi di bawah pengawasan PiC Ir. Daryono, M.T. Memahami Analisa Struktur dari Ahli Industri Muhammad Luqmanul Hakim, seorang ahli dari PT Turkish Aerospace Indonesia, memberikan materi mendalam mengenai analisa struktur, mulai dari prinsip-prinsip dasar hingga aplikasi praktis dalam industri dirgantara. Beliau menjelaskan berbagai metode analisa struktur, termasuk analisis beban, tegangan, deformasi, dan stabilitas struktur dalam berbagai kondisi operasi. Pengalaman Praktis dari Industri Dirgantara Mahasiswa mendapatkan kesempatan emas untuk mempelajari bagaimana teori analisa struktur diterapkan dalam pengembangan produk-produk dirgantara. Muhammad Luqmanul Hakim berbagi pengalaman dari berbagai proyek yang telah dikerjakannya di PT Turkish Aerospace Indonesia, memberikan wawasan mendalam tentang tantangan dan solusi dalam analisa struktur. Diskusi interaktif menjadi bagian integral dari sesi ini, di mana mahasiswa diajak untuk bertanya dan berdiskusi mengenai kasus-kasus nyata yang dihadapi dalam industri. Hal ini membantu mahasiswa untuk memahami kompleksitas dan pentingnya analisa struktur dalam memastikan keamanan dan efisiensi produk dirgantara. Dukungan dan Harapan dari PiC PiC kegiatan ini, Ir. Daryono, M.T., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Muhammad Luqmanul Hakim atas kesediaannya untuk berbagi ilmu dan pengalaman. “Kami sangat berterima kasih kepada Pak Luqmanul Hakim yang telah memberikan wawasan berharga mengenai analisa struktur. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan mahasiswa kami, mempersiapkan mereka untuk tantangan di dunia industri,” ujar Ir. Daryono. Menyiapkan Mahasiswa untuk Masa Depan Pembelajaran tentang analisa struktur ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan dalam industri teknik mesin dan dirgantara. Dengan bekal ini, mahasiswa Teknik Mesin UMM diharapkan mampu berkontribusi secara signifikan dalam proyek-proyek yang membutuhkan analisa struktur yang akurat dan handal. Penutup Program Studi Teknik Mesin UMM terus berupaya untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas dengan memadukan teori dan praktik. Terima kasih kepada Muhammad Luqmanul Hakim dari PT Turkish Aerospace Indonesia dan Ir. Daryono, M.T. atas suksesnya kegiatan ini. Dengan dukungan dari berbagai pihak, UMM yakin dapat terus mencetak lulusan yang siap bersaing dan berkualitas tinggi di dunia industri. Mari terus belajar, berinovasi, dan berprestasi bersama UMM! Shared:

Dinamika Kendaraan di Center of Excellence Construction & Vehicle Simulation oleh Praktisi PT INKA

Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menggelar pembelajaran mendalam mengenai Dinamika Kendaraan. Kegiatan ini diadakan di Center of Excellence Construction & Vehicle Simulation (CoE CVS) dan dipandu oleh Prasetya Adi Nugraha, ST dari PT. INKA. Sesi ini diorganisir oleh PiC Alvian Iqbal Hanif Nasrullah, ST, MT, dan menarik perhatian serta antusiasme tinggi dari para mahasiswa. Menggali Dinamika Kendaraan Bersama Ahli Industri Prasetya Adi Nugraha, ST, seorang ahli dari PT. INKA, memberikan materi komprehensif mengenai dinamika kendaraan, termasuk analisis gerakan, kontrol, dan stabilitas kendaraan. Beliau menjelaskan teori-teori dasar dan lanjutan mengenai dinamika kendaraan yang meliputi berbagai aspek, mulai dari kinematika dan kinetika hingga perilaku dinamis kendaraan dalam berbagai kondisi operasi. Pengalaman Praktis dari PT. INKA Mahasiswa diberikan kesempatan untuk mempelajari aplikasi nyata dari teori dinamika kendaraan melalui studi kasus dan pengalaman langsung dari PT. INKA. Prasetya membahas proyek-proyek besar yang telah dikerjakan oleh PT. INKA, memberikan wawasan mendalam tentang tantangan dan solusi dalam pengembangan kendaraan di industri transportasi. Diskusi interaktif menjadi bagian penting dari sesi ini, di mana mahasiswa dapat bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai masalah yang dihadapi dalam pengembangan dan simulasi kendaraan. Hal ini membantu mahasiswa memahami bagaimana teori yang dipelajari diterapkan dalam konteks industri. Dukungan dan Harapan dari PiC PiC kegiatan ini, Alvian Iqbal Hanif Nasrullah, ST, MT, mengapresiasi kehadiran Prasetya Adi Nugraha dan kontribusinya dalam sesi ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Pak Prasetya yang telah membagikan pengetahuan dan pengalamannya. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memperkaya wawasan mahasiswa kami dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di dunia industri,” ujar Alvian Iqbal Hanif Nasrullah. Menyiapkan Mahasiswa Menghadapi Tantangan Industri Pembelajaran tentang dinamika kendaraan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan praktis yang sangat dibutuhkan oleh mahasiswa Teknik Mesin UMM. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika kendaraan, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi secara signifikan dalam proyek-proyek pengembangan kendaraan di masa depan. Penutup Program Studi Teknik Mesin UMM terus berkomitmen untuk menyediakan pendidikan berkualitas yang memadukan teori dan praktik. Terima kasih kepada Prasetya Adi Nugraha dari PT. INKA dan Alvian Iqbal Hanif Nasrullah, ST, MT atas terselenggaranya kegiatan ini. Dengan kolaborasi seperti ini, UMM yakin dapat terus mencetak lulusan yang siap bersaing dan berkualitas tinggi di dunia industri. Mari terus belajar, berinovasi, dan berprestasi bersama UMM! Shared:

Teknologi dan Metalurgi Pengelasan di Center of Excellence Welding Inspector

Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menghadirkan pembelajaran praktis dan mendalam dalam bidang teknologi dan metalurgi pengelasan. Kegiatan ini berlangsung di Center of Excellence Welding Inspector dengan menghadirkan Andhi Prasetyo, ST dari Lloyd’s Register Asia sebagai narasumber. Di bawah pengawasan PiC Drs. Mohammad Jufri, ST., MT., sesi ini sukses menarik antusiasme tinggi dari para mahasiswa. Memahami Teknologi dan Metalurgi Pengelasan Andhi Prasetyo, ST, yang memiliki pengalaman luas di bidang inspeksi dan pengelasan, memberikan paparan mendalam tentang teknologi pengelasan modern dan aspek metalurginya. Beliau menjelaskan bagaimana teknik-teknik pengelasan terbaru digunakan dalam industri untuk memastikan kualitas dan ketahanan material. Mahasiswa diberi pemahaman tentang berbagai jenis logam dan paduannya, proses pengelasan yang sesuai, serta bagaimana sifat metalurgi material tersebut dapat berubah akibat proses pengelasan. Andhi juga membahas tantangan yang sering dihadapi dalam pengelasan dan bagaimana cara mengatasinya untuk mencapai kualitas terbaik. Menggali Tantangan Industri Dalam sesi ini, Andhi Prasetyo memaparkan studi kasus nyata dari industri, menunjukkan bagaimana Lloyd’s Register Asia menangani masalah kualitas dan keamanan dalam proyek-proyek besar. Mahasiswa diajak untuk menganalisis masalah-masalah seperti retak panas, distorsi, dan cacat las, serta belajar bagaimana solusi praktis diterapkan untuk mengatasi tantangan tersebut. Diskusi interaktif menjadi bagian penting dari sesi ini, di mana mahasiswa dapat bertanya langsung dan berdiskusi mengenai kasus-kasus yang dihadapi di industri. Hal ini membantu mereka memahami kompleksitas dunia kerja yang sesungguhnya dan pentingnya ketelitian serta pengetahuan mendalam dalam setiap tahap proses pengelasan. Dukungan dan Harapan dari PiC PiC kegiatan ini, Drs. Mohammad Jufri, ST., MT., menyampaikan apresiasinya kepada Andhi Prasetyo atas kesediaannya untuk berbagi ilmu dan pengalaman. “Kami sangat berterima kasih kepada Pak Andhi yang telah memberikan wawasan berharga tentang teknologi dan metalurgi pengelasan. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan industri dengan lebih siap dan kompeten,” ujar Drs. Mohammad Jufri. Meningkatkan Kompetensi untuk Masa Depan Pembelajaran ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan dalam industri pengelasan. Mahasiswa Teknik Mesin UMM kini memiliki bekal lebih untuk mengatasi tantangan di dunia kerja dan berkontribusi secara signifikan dalam proyek-proyek yang membutuhkan keahlian pengelasan tingkat tinggi. Penutup Program Studi Teknik Mesin UMM terus berkomitmen untuk menyediakan pendidikan berkualitas yang memadukan teori dan praktik. Terima kasih kepada Andhi Prasetyo dari Lloyd’s Register Asia dan Drs. Mohammad Jufri, ST., MT. atas terselenggaranya kegiatan ini. Dengan kolaborasi seperti ini, UMM yakin dapat terus mencetak lulusan yang siap bersaing dan berkualitas tinggi di dunia industri. Mari terus belajar, berinovasi, dan berprestasi bersama UMM! Shared:

Menyelami Konstruksi, Desain, dan Fabrikasi Las di Center of Excellence Welding Inspector

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui  Teknik Mesin kembali menyelenggarakan kegiatan pembelajaran yang mendalam dan aplikatif. Kali ini, tema yang diangkat adalah Konstruksi, Desain, dan Fabrikasi Las, yang dipandu oleh Sigit Budi Raharjo, ST dari PT PAL Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Center of Excellence Welding Inspector Teknik Mesin UMM dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta, di bawah pengawasan PiC Nur Hasanah, S.T., M.Sc. Pembelajaran dari Ahli Industri Sigit Budi Raharjo, ST, seorang ahli yang berpengalaman di PT PAL Indonesia, membawa mahasiswa menyelami berbagai aspek kritis dalam konstruksi, desain, dan fabrikasi las. Dengan latar belakang yang kuat dalam industri perkapalan dan pengelasan, Sigit berbagi pengetahuan praktis dan pengalaman lapangan yang sangat berharga bagi para mahasiswa. Beliau menguraikan berbagai teknik dan metode las yang digunakan dalam industri, menjelaskan proses dari desain hingga fabrikasi, serta menekankan pentingnya kualitas dan ketelitian dalam setiap tahap. Mahasiswa diajak untuk memahami bagaimana teori-teori yang telah dipelajari di kelas diterapkan dalam proyek-proyek nyata di industri. Menggali Tantangan Industri Dalam sesi ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis tetapi juga diajak untuk menggali berbagai tantangan yang dihadapi dalam industri pengelasan. Sigit memaparkan beberapa kasus nyata dan bagaimana PT PAL mengatasi tantangan tersebut untuk meraih kualitas terbaik. Diskusi mengenai masalah-masalah umum seperti distorsi termal, kualitas sambungan las, dan pengendalian mutu menjadi sorotan utama. Mahasiswa juga diajak untuk aktif berdiskusi dan menyelesaikan studi kasus yang diberikan, sehingga mereka dapat memahami kompleksitas dan tuntutan kualitas yang tinggi dalam dunia industri. Dukungan dan Harapan dari PiC PiC kegiatan ini, Nur Hasanah, S.T., M.Sc, menyatakan apresiasi yang tinggi kepada Sigit Budi Raharjo atas kesediaannya untuk berbagi ilmu. “Kegiatan ini sangat penting untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan praktis yang dapat diaplikasikan langsung di industri. Kami berharap kolaborasi dengan praktisi seperti Pak Sigit dapat memberikan wawasan baru dan meningkatkan kompetensi mahasiswa kami,” ujar Nur Hasanah. Menuju Kualitas Terbaik dengan Ilmu dan Praktik Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UMM dalam mengintegrasikan pendidikan akademis dengan pengalaman praktis di lapangan. Melalui pembelajaran ini, mahasiswa Teknik Mesin diharapkan mampu menguasai keterampilan dalam konstruksi, desain, dan fabrikasi las, serta siap menghadapi tantangan industri dengan kompetensi yang mumpuni. Penutup Teknik Mesin UMM terus berupaya menyediakan platform belajar yang inovatif dan praktis bagi mahasiswanya. Terima kasih kepada Sigit Budi Raharjo dari PT PAL dan Nur Hasanah, S.T., M.Sc atas suksesnya kegiatan ini. Dengan dukungan dari berbagai pihak, UMM yakin dapat terus mencetak lulusan yang siap bersaing dan berkualitas tinggi. Mari terus belajar, berinovasi, dan berprestasi bersama UMM! Shared:

Perpindahan Panas I di Teknik Mesin UMM Bersama Praktisi PT POMI

Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan terbaik dengan menghadirkan praktisi industri dalam pembelajaran. Baru-baru ini, mahasiswa Teknik Mesin UMM mengikuti sesi pembelajaran mendalam tentang Perpindahan Panas I bersama Yori Milzam Alqoshmal, seorang ahli dari PT POMI (Paiton Operation and Maintenance Indonesia). Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan di bawah pengawasan PiC Ir. Andinusa Rahmandhika, S.T., M.Eng. Menghadirkan Praktisi Industri untuk Pengalaman Nyata Yori Milzam Alqoshmal, yang memiliki pengalaman luas dalam bidang perpindahan panas dan operasi pemeliharaan di PT POMI, memimpin sesi ini dengan membagikan pengetahuan praktis dan aplikatif kepada para mahasiswa. Beliau menjelaskan konsep-konsep dasar perpindahan panas, termasuk konduksi, konveksi, dan radiasi, serta aplikasinya dalam industri energi dan manufaktur. Pembelajaran yang Interaktif dan Aplikatif Selama sesi pembelajaran, Yori tidak hanya memberikan ceramah teoritis, tetapi juga mengajak mahasiswa untuk terlibat dalam diskusi interaktif dan studi kasus. Mahasiswa diajak untuk menganalisis situasi nyata yang dihadapi di lapangan, seperti pengelolaan panas dalam sistem pembangkit listrik dan optimalisasi efisiensi termal. Selain itu, mahasiswa juga berkesempatan untuk mengamati dan berpartisipasi dalam demonstrasi peralatan yang digunakan untuk mengukur dan menganalisis perpindahan panas. Kegiatan ini memberikan wawasan praktis yang sangat berharga bagi mahasiswa, memungkinkan mereka untuk memahami bagaimana teori yang dipelajari di kelas diterapkan dalam industri. Dukungan dan Harapan dari PiC PiC kegiatan ini, Ir. Andinusa Rahmandhika, S.T., M.Eng, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Yori Milzam Alqoshmal atas kesediaannya untuk berbagi ilmu dan pengalaman. “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik. Kami berharap kolaborasi dengan praktisi industri seperti Pak Yori dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat besar bagi mahasiswa,” ujar Ir. Andinusa Rahmandhika. Menyongsong Masa Depan dengan Pengetahuan dan Keterampilan Pembelajaran tentang perpindahan panas ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan praktis bagi mahasiswa Teknik Mesin UMM. Dengan bekal pengetahuan ini, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi secara signifikan dalam bidang teknik mesin, khususnya dalam industri yang berkaitan dengan pengelolaan dan efisiensi energi. Penutup Fakultas Teknik Mesin UMM terus berinovasi dalam memberikan pendidikan berkualitas tinggi yang mengintegrasikan teori dan praktik. Terima kasih kepada Yori Milzam Alqoshmal dari PT POMI dan Ir. Andinusa Rahmandhika, S.T., M.Eng atas dedikasinya dalam menyukseskan kegiatan ini. Semoga mahasiswa Teknik Mesin UMM terus berkembang dan siap menghadapi tantangan industri di masa depan dengan kompetensi yang unggul. Mari terus belajar, berinovasi, dan berprestasi bersama UMM! Shared:

Mahasiswa Teknik Mesin UMM Berhasil Mendapatkan Pendanaan Program PPK Ormawa

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Tim yang terdiri dari mahasiswa Teknik Mesin, Yowandha Ardiansyah, Wildan Atha Najwan, Muhammad Yasir Lubis, dan Randya Rachman, bersama mahasiswa Jurusan Informatika serta Teknologi Pangan, berhasil lolos dalam pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). Proposal mereka yang berjudul “Implementasi Teknologi Smart Farming di Era Society 5.0 Berbasis IoT Agriculture pada Solar Dryer Portable Kopi di Desa Harjokuncaran Malang” berhasil menarik perhatian juri dan mendapatkan dukungan penuh. Proyek inovatif ini bertujuan untuk mengaplikasikan teknologi pertanian pintar (Smart Farming) yang berbasis Internet of Things (IoT) pada proses pengeringan kopi menggunakan alat pengering portabel bertenaga surya di Desa Harjokuncaran, Malang. Dengan adanya teknologi ini, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas pengeringan kopi, serta memberikan dampak positif bagi petani kopi setempat. Keberhasilan ini tidak lepas dari bimbingan intensif yang diberikan oleh Afifa Husna, STP, MTP. Beliau telah mendampingi tim sejak awal pengembangan ide hingga akhirnya meraih pendanaan dari program PPK Ormawa. Semoga inovasi yang dihasilkan oleh tim ini dapat membawa manfaat besar dan menjadi inspirasi bagi kita semua! Tentang Program PPK Ormawa Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah inisiatif yang didesain untuk meningkatkan kapabilitas mahasiswa dalam berorganisasi dan berinovasi. Program ini memberikan pendanaan dan dukungan untuk proyek-proyek mahasiswa yang dinilai memiliki potensi besar untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Dengan adanya program seperti PPK Ormawa, diharapkan mahasiswa tidak hanya berkembang dalam aspek akademis, tetapi juga mampu berkontribusi secara nyata dalam memecahkan masalah-masalah yang ada di masyarakat melalui inovasi dan teknologi. Selamat kepada seluruh tim atas prestasi yang luar biasa ini! Shared:

Praktisi Hendra Gunawan Mengajar Teknik Mesin di UMM

Program Studi Teknik Mesin di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pendidikan berkualitas melalui kolaborasi dengan praktisi industri. Hendra Gunawan, S.Pd, seorang praktisi berpengalaman di bidang teknik, khususnya dalam Rigging & Lifting Engineering, berkesempatan untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada para mahasiswa. Hendra Gunawan memberikan kuliah dalam mata kuliah Rigging & Lifting Engineering, yang merupakan bagian dari Center of Excellence Construction & Vehicle Simulation di UMM. Mata kuliah ini menjadi salah satu komponen penting dalam kurikulum Teknik Mesin, mengingat pentingnya keterampilan dalam rigging dan lifting dalam berbagai aplikasi industri, mulai dari konstruksi hingga manufaktur. Selama perkuliahan, Hendra tidak hanya membahas teori-teori dasar dan prinsip-prinsip rigging dan lifting, tetapi juga memberikan wawasan praktis dari pengalaman kerjanya di lapangan. Hal ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan aplikatif bagi para mahasiswa, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja. Dosen pengampu mata kuliah ini, Alvian Iqbal Hanif Nasrullah, MT, menyatakan bahwa kolaborasi dengan praktisi seperti Hendra Gunawan sangat penting untuk memperkaya kurikulum dan memberikan perspektif nyata kepada mahasiswa. “Kami sangat menghargai kontribusi dari Hendra Gunawan dalam memberikan insight praktis yang sangat berharga. Kehadiran beliau membantu menjembatani teori yang diajarkan di kelas dengan praktik yang terjadi di lapangan,” ujar Alvian. Para mahasiswa menyambut antusias perkuliahan ini dan merasa mendapatkan banyak manfaat dari materi yang disampaikan. Mereka berharap kehadiran praktisi dari industri dapat terus ditingkatkan dalam kegiatan akademik di UMM, sebagai upaya untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. Dengan inisiatif ini, UMM terus menunjukkan dedikasinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pengalaman belajar yang komprehensif bagi para mahasiswa Teknik Mesin. Kolaborasi dengan praktisi industri diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari strategi pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Shared:

Praktisi Teknik Mesin UMM Membagikan Pengetahuan tentang Kelaikan TabrakPraktisi Teknik Mesin UMM Membagikan Pengetahuan tentang Kelaikan TabrakPraktisi Teknik Mesin UMM Membagikan Pengetahuan tentang Kelaikan Tabrak

Sebagai bagian dari upaya pengembangan ilmu dan keterampilan dalam industri teknik mesin, Yogi Adi Wijaya, seorang praktisi dari PT Petrosea, telah memberikan pengetahuan berharga kepada mahasiswa Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pada hari Jum’at lalu, Yogi Adi Wijaya memberikan kuliah tamu tentang mata kuliah Kelaikan Tabrak (crashworthiness) di Center of Excellence Construction & Vehicle Simulation. Dalam kuliah tersebut, Yogi Adi Wijaya membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan kelaikan tabrak dalam industri konstruksi dan simulasi kendaraan. Ia menyoroti pentingnya pemahaman mendalam tentang konsep kekuatan material, desain struktur, serta teknologi pengujian untuk memastikan keamanan dan kelaikan kendaraan. Dosen pengampu mata kuliah tersebut, Alvian Iqbal Hanif Nasrullah, M.T., menyambut baik kehadiran Yogi Adi Wijaya sebagai pembicara tamu. “Kami sangat mengapresiasi kontribusi dari praktisi seperti Pak Yogi Adi Wijaya yang turut berbagi pengalaman dan pengetahuannya kepada mahasiswa. Ini menjadi peluang berharga bagi mereka untuk mendapatkan wawasan langsung dari praktisi yang bergerak di lapangan,” ujar Alvian. Mahasiswa pun memberikan respons positif terhadap kuliah tamu tersebut. Mereka menganggap bahwa materi yang disampaikan oleh Yogi Adi Wijaya sangat relevan dengan perkembangan industri saat ini dan memberikan perspektif baru dalam memahami kelaikan tabrak. Kuliah tamu ini juga menjadi bagian dari upaya UMM dalam menjalin kerjasama dengan industri untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan persiapan mahasiswa dalam menghadapi tuntutan dunia kerja. Diharapkan dengan adanya kegiatan semacam ini, mahasiswa dapat lebih siap dan kompeten dalam menghadapi tantangan di masa depan. Shared:

Praktisi BRIN Mengajar Mata Kuliah Polimer dan Komposit di UMM

Abian Nurrohmad, MT, seorang praktisi Teknik Mesin dengan pengalaman yang luas, kini mengambil peran sebagai pengajar di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dia telah bergabung dengan UMM sebagai pengajar mata kuliah Polimer dan Komposit, menghadirkan pengetahuan dan wawasan praktis yang berharga bagi mahasiswa Teknik Mesin. Pengalaman Abian Nurrohmad, MT, dalam industri telah memberinya pemahaman mendalam tentang aplikasi praktis dari konsep-konsep teoritis yang dipelajari dalam mata kuliah tersebut. Ini memberikan nilai tambah yang besar bagi mahasiswa, karena mereka dapat mengaitkan teori dengan aplikasi dunia nyata. Selain itu, mata kuliah tersebut termasuk dalam Center of Excellence Welding Inspection di UMM. Keterlibatannya di pusat keunggulan ini memperkuat pengajaran dan penelitiannya dengan pengetahuan terbaru dan praktik terbaik dalam inspeksi pengelasan, yang merupakan aspek penting dalam teknologi manufaktur. Mengomentari peran Abian Nurrohmad, MT, dalam mengajar mata kuliah Polimer dan Komposit, Drs. Mohammad Jufri,ST., MT., dosen pengampu lain di UMM, mengatakan, “Abian Nurrohmad, MT, membawa pengalaman yang berharga bagi mahasiswa kami. Kemampuannya untuk menghubungkan teori dengan praktik industri sangat bermanfaat dalam mempersiapkan mahasiswa untuk karir yang sukses dalam bidang Teknik Mesin.” Dengan adanya praktisi berpengalaman seperti Abian Nurrohmad, MT, yang aktif terlibat dalam pengajaran dan penelitian di UMM, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang aplikasi teknologi dalam industri dan siap bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif. Shared

Praktisi dari BRIN, Arifin Rasyadi Sumaryanto, ST, Mengajar Mata Kuliah CFD di Teknik Mesin UMM

Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menghadirkan praktisi dalam dunia akademis untuk memberikan wawasan industri kepada mahasiswa. Kali ini, Arifin Rasyadi Sumaryanto, ST, seorang praktisi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), diundang untuk mengajar mata kuliah Computational Fluid Dynamics (CFD). Mata kuliah CFD ini diampu oleh dosen tetap Teknik Mesin UMM, Ir. Ali Mokhtar, MT. IPM. ASEAN Eng, yang bekerja sama dengan Arifin Rasyadi Sumaryanto, ST, untuk memberikan perspektif praktis dan aplikatif kepada para mahasiswa. Kehadiran praktisi dari BRIN ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman mahasiswa tentang penerapan CFD dalam berbagai riset dan industri. Arifin Rasyadi Sumaryanto, ST, yang memiliki pengalaman luas dalam bidang dinamika fluida komputasi, membagikan pengetahuannya mengenai berbagai teknik dan metode yang digunakan dalam simulasi aliran fluida. Materi yang diajarkan mencakup dasar-dasar CFD, pemodelan matematika, teknik numerik, serta aplikasi CFD dalam desain dan analisis rekayasa mesin. Selama sesi kuliah, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mempelajari berbagai studi kasus yang dihadapi oleh praktisi di lapangan, termasuk bagaimana CFD digunakan untuk mengatasi masalah teknis dalam industri. Pendekatan ini memberikan gambaran nyata mengenai tantangan dan solusi yang dihadapi dalam dunia kerja, sehingga mampu mempersiapkan mahasiswa untuk terjun langsung ke industri setelah lulus. Kerjasama antara UMM dan BRIN melalui kehadiran praktisi seperti Arifin Rasyadi Sumaryanto, ST, menunjukkan komitmen UMM dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoretis tetapi juga keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. Kehadiran praktisi dalam proses pembelajaran ini merupakan bagian dari upaya UMM untuk menciptakan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja global, terutama dalam bidang teknik mesin yang terus berkembang pesat. Shared: