Mahasiswa Teknik Mesin UMM Siap Go International, 5 Delegasi Bertolak ke Kyushu Jepang

MALANG, teknikmesin.umm.ac.id – Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan berdaya saing global. Kali ini, sebanyak lima mahasiswa tangguh dari Teknik Mesin UMM resmi terpilih dan siap bertolak ke Kyushu, Jepang, untuk melaksanakan program Magang Internasional. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi civitas akademika UMM, tetapi juga membuktikan kualitas serapan mahasiswa di kancah industri internasional. Menariknya, para mahasiswa yang lolos ini berasal dari latar belakang sekolah menengah yang beragam, membawa nama baik almamater universitas sekaligus sekolah asal mereka masing-masing ke panggung dunia. Berikut adalah kelima delegasi terbaik Teknik Mesin UMM yang siap berangkat ke Jepang: Hamdan Alharisi (Alumni MAN 2 Blitar) Muhammad Faizal Anhar (Alumni SMAN 1 Bangilan) Naufal Zuhdi ’Athallah (Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo) Fabig Hernanda (Alumni SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi) Muhammad Yoga Putra Pratama (Alumni SMK PGRI 3 Malang) Program magang internasional di Kyushu ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktis langsung di industri manufaktur dan teknologi terkemuka Jepang. Selama program berjalan, para mahasiswa akan diasah tidak hanya dari segi hard skills keteknikan, tetapi juga soft skills seperti kedisiplinan, etos kerja tinggi, dan adaptasi lintas budaya. Dengan membawa jargon kebanggaan “Solidarity Forever”, keberangkatan kelima delegasi ini diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi internasional yang lebih luas di masa depan, serta memotivasi mahasiswa Teknik Mesin UMM lainnya untuk terus berprestasi di tingkat internasional. Selamat berjuang kepada para delegasi terbaik! Bawa semangat Solidarity Forever ke kancah dunia!
Inovatif! Tim Mahasiswa Baru Teknik Mesin UMM Sabet Juara 1 Nasional Capstone Design Competition 2026

MALANG – Awal yang gemilang berhasil ditorehkan oleh talenta-talenta muda Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Meski masih berstatus sebagai mahasiswa baru, tim tangguh dari Kampus Putih ini sukses menyabet Juara 1 dalam ajang bergengsi Capstone Design Competition APSTM-PTMA tingkat nasional. Prestasi luar biasa ini diraih berkat inovasi aplikatif yang mereka rancang, yaitu Mesin Pencuci Singkong Semi Mekanis Berbasis Drum Spray dan Water Recirculation pada kategori bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kolaborasi Hebat Mahasiswa Baru dan Alumni Sekolah Menengah Keberhasilan ini tidak luput dari kerja keras dan solidnya kombinasi anggota tim yang berlatar belakang dari berbagai sekolah menengah terkemuka, di antaranya: Azka Firosyan Samana Putra (Alumni SMK Negeri 1 Singosari) Nova Sinanti (Alumni SMA Negeri 3 Tuban) Raihan Rosyadi (Alumni SMA Titian Teras) Di bawah bimbingan langsung dosen pakar Teknik Mesin UMM, Dr. Ir. Yepy Komaril Sofi’i, S.T., M.T., tim ini mampu menerjemahkan kebutuhan riil di masyarakat menjadi sebuah karya teknologi tepat guna yang terstruktur dan solutif. Solusi Nyata Efisiensi Produksi UMKM Inovasi Mesin Pencuci Singkong Berbasis Drum Spray ini dirancang khusus untuk menyelesaikan masalah efisiensi waktu dan kebersihan pada proses produksi pengolahan singkong di tingkat industri rumahan. Dengan tambahan sistem Water Recirculation (sirkulasi air), mesin ini tidak hanya mampu membersihkan singkong secara cepat dan merata, tetapi juga sangat hemat dalam penggunaan air. Langkah awal yang mereka tunjukkan di bangku perkuliahan ini menjadi bukti nyata kontribusi positif mahasiswa Teknik Mesin UMM terhadap produktivitas dan modernisasi pelaku UMKM nasional. Menjaga Tradisi Juara “Teknikers” Capaian membanggakan ini sekaligus mempertegas komitmen Prodi Teknik Mesin UMM dalam membina kreativitas, iklim riset, dan mental kompetisi mahasiswa sejak tahun pertama perkuliahan. Semboyan Crafting excellence, engineering the future terbukti nyata tertanam dalam semangat para Teknikers muda ini. Selamat kepada tim pemenang! Semoga prestasi ini menjadi pemantik inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi, berkarya, dan mempertahankan tradisi juara Teknik Mesin UMM di kancah nasional maupun internasional. #MESINSOLID