Siswa dan Guru SMA Muhammadiyah 2 Kertosono Kunjungi Laboratorium Teknik Mesin UMM

Siswa dan guru dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah 2 Kertosono mengadakan kunjungan istimewa ke Laboratorium Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan wawasan baru kepada siswa tentang dunia teknologi dan memberikan pengalaman berharga dalam mengenal dunia perkuliahan. Tanggal 28 Agustus 2023, rombongan siswa dan guru dari SMA Muhammadiyah 2 Kertosono tiba di kampus UMM dengan penuh semangat. Mereka disambut dengan hangat oleh staf dan dosen dari Prodi Teknik Mesin UMM. Kunjungan dimulai dengan tur keliling kampus, memberikan kesempatan bagi siswa untuk merasakan atmosfer kampus yang berbeda dari sekolah mereka. Di Laboratorium Teknik Mesin, para siswa dapat melihat peralatan teknologi tinggi yang digunakan dalam studi teknik mesin. Mesin-mesin industri canggih, peralatan praktikum teknik mesin, dan proyek-proyek inovatif menjadi daya tarik utama. Para siswa memperoleh pemahaman lebih mendalam tentang bagaimana teknologi diaplikasikan dalam dunia nyata. Para dosen dan laboran yang berpengalaman memberikan panduan kepada siswa dan guru, menjelaskan berbagai konsep dan teknologi yang digunakan dalam studi teknik mesin. Mereka juga berbagi kisah inspiratif tentang pencapaian mahasiswa teknik mesin UMM dan peluang karir di bidang ini. “Kunjungan ini sangat bermanfaat bagi siswa kami. Mereka bisa melihat langsung bagaimana teknologi diterapkan dalam dunia industri, dan ini memberi mereka wawasan yang sangat berharga,” kata guru pendamping Sekolah SMA Muhammadiyah 2 Kertosono. Kunjungan berakhir dengan sesi tanya jawab, di mana siswa memiliki kesempatan untuk bertanya lebih lanjut tentang studi teknik mesin, persyaratan penerimaan, dan peluang karir di bidang ini. Kunjungan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru kepada siswa SMA Muhammadiyah 2 Kertosono tetapi juga memotivasi mereka untuk mengejar impian mereka di dunia teknologi. Universitas Muhammadiyah Malang terus berkomitmen untuk mendukung pendidikan dan pengembangan siswa di tingkat lokal dan berharap bahwa kunjungan semacam ini akan menjadi langkah awal bagi banyak siswa untuk mengejar karir di dunia teknik mesin. Shared:

Workshop Strategis Menuju General Accreditation IABEE

Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar workshop prestisius yang membahas perjalanan mereka menuju Akreditasi Umum (General Accreditation, GA) dari Badan Akreditasi Insinyur dan Teknik (IABEE). Workshop yang diselenggarakan di Hotel Rayz UMM ini menghadirkan pemateri utama, Bapak Prof. Dr. Ing. Ir. Nasiruddin, M.Eng., seorang ahli di bidang teknik mesin. Saat ini, Teknik Mesin UMM telah meraih Akreditasi Sementara (Provisional Accreditation, PA) dari IABEE, sebuah pencapaian yang menegaskan standar pendidikan internasional teknik mesin. Namun, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, program ini bermaksud untuk mengajukan Akreditasi Umum yang akan memberikan pengakuan internasional atas kualitasnya. Workshop ini menjadi langkah awal yang penting dalam perjalanan menuju GA IABEE. Bapak Prof. Dr. Ing. Ir. Nasiruddin, M.Eng., yang memiliki pengalaman luas dalam bidang ini, memberikan wawasan yang berharga kepada staf pengajar dan staf administrasi Teknik Mesin UMM. Dalam sesi diskusi yang interaktif, peserta workshop memperoleh pandangan mendalam tentang persyaratan dan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai GA IABEE. Sekertaris Program Studi Teknik Mesin, Dr. Ir. Yepy Komaril Sofi’i, S.T., M.T., mengatakan, “Workshop ini adalah bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan mutu pendidikan dan mengejar standar keunggulan. Dengan pemateri berkompeten seperti Bapak Prof. Nasiruddin, kami yakin bahwa Teknik Mesin UMM akan semakin bersinar di tingkat internasional.” Workshop ini juga menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dan best practice dengan institusi-institusi lain yang memiliki minat yang sama dalam meraih akreditasi umum. Semua pihak berharap bahwa melalui kerja keras dan komitmen, Teknik Mesin UMM akan segera meraih Akreditasi Umum (GA) dari IABEE, yang akan memberikan pengakuan global atas kualitas pendidikan teknik mesin. Shared:

Workshop Penguatan Kurikulum OBE, Persiapan Menuju General Accreditation IABEE

Workshop Penguatan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Hotel Rayz UMM tanggal 25 Agustus 2023. Workshop ini tidak hanya menjadi sumber inspirasi, tetapi juga langkah konkret dalam persiapan menuju General Accreditation oleh International Accreditation Board for Engineering Education (IABEE). Bapak Ir. M. Waziz Wildan, M.Sc., PhD., IPu, seorang pakar di bidang pendidikan, memimpin workshop dengan semangat tinggi. Pemaparannya membuka wawasan peserta tentang pentingnya kurikulum berbasis OBE dalam menghasilkan lulusan yang lebih dari sekadar berkualifikasi, mereka siap menghadapi tantangan dunia nyata yang kompleks. Workshop ini menjadi momentum penting dalam perjalanan persiapan akreditasi yang lebih tinggi bagi Program Studi Teknik Mesin UMM. Semangat kolaborasi mengalir dalam setiap diskusi, membuat workshop ini sebagai wadah produktif untuk berbagi ide. Diskusi intensif mengenai penerapan OBE sebagai fondasi pendidikan menjelaskan bahwa perubahan dalam kurikulum adalah sebuah keniscayaan. Program Studi Teknik Mesin UMM, dengan tekun membangun komunitas pembelajaran yang berfokus pada pencapaian hasil, telah mempersiapkan mahasiswanya dengan keterampilan dan pemahaman mendalam. Workshop ini bukan hanya sebagai forum pembelajaran, tetapi juga merupakan manifestasi komitmen Program Studi Teknik Mesin UMM terhadap masa depan yang lebih cerah dalam dunia pendidikan. Mereka siap menghadapi evaluasi IABEE dengan keyakinan dan dedikasi yang tinggi, menjadikan workshop ini sebagai langkah penting dalam perjalanan pencapaian akreditasi internasional. Semua peserta dosen dari Teknik Mesin UMM, diharapkan akan membawa semangat baru dan pemahaman yang mendalam dalam menghadapi evaluasi akreditasi yang akan datang. Workshop ini bukan hanya tentang perubahan kurikulum, tetapi juga tentang memastikan kualitas pendidikan yang unggul dan relevan di tingkat internasional. Shared:

Sharing Experience Project Based Learning dengan Universitas di ASEAN dan Asia Timur

Departemen Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bekerja sama dengan Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I4) mengadakan kegiatan sharing experience yang bertujuan untuk mempelajari dan mendiskusikan implementasi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PBL) di negara-negara ASEAN dan Asia Timur. Kegiatan ini diselenggarakan dalam bentuk webinar pada tanggal 12 September 2022. Webinar ini menghadirkan pemateri yang berpengalaman dalam menerapkan PBL di negara-negara ASEAN dan Asia Timur. Pemateri pertama adalah Bapak Wahyu Caesarendra, Ph.D., seorang dosen di fakultas Integrated Technologies, Universiti Brunei Darussalam (UBD). Beliau membagikan pengalaman dan praktik terbaik dalam menerapkan PBL di UBD, khususnya dalam bidang teknik mesin. Peserta webinar mendapatkan wawasan tentang strategi, tantangan, dan manfaat dari pembelajaran berbasis proyek yang telah diterapkan di Brunei Darussalam. Pemateri kedua adalah Bapak Iman Adipurnama, Ph.D., seorang dosen di College of Engineering, National Taiwan University of Science and Technology (NTUST). Beliau berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai implementasi PBL di Taiwan. Peserta webinar mendapatkan informasi tentang kurikulum, metode pembelajaran, dan hasil yang dicapai melalui pendekatan PBL di NTUST. Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D selaku Ketua Departemen Teknik Mesin UMM, mengungkapkan pentingnya kegiatan ini dalam memperkaya pemahaman dan pengalaman dalam menerapkan PBL di lingkungan universitas. Ia menyatakan, “Melalui sharing experience ini, kami berharap dapat mempelajari praktik terbaik dari negara-negara ASEAN dan Asia Timur dalam menerapkan pembelajaran berbasis proyek. Hal ini akan membantu kami dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif dan relevan di Departemen Teknik Mesin UMM.” Kegiatan sharing experience ini menjadi sarana untuk saling bertukar pengalaman, berbagi pengetahuan, dan memperluas jaringan kerjasama antara universitas di ASEAN dan Asia Timur. Departemen Teknik Mesin UMM dan I4 berharap kegiatan ini dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan kurikulum yang inovatif di bidang teknik mesin. Dalam rangkaian kegiatan ini, rencananya akan dilakukan kolaborasi lebih lanjut antara Departemen Teknik Mesin UMM dengan universitas di ASEAN dan Asia Timur untuk pengembangan proyek penelitian, pertukaran mahasiswa, dan kegiatan akademik lainnya. Shared:

Muhammad Zahmil Terpilih Sebagai Peserta Program Learning Express (LeX) Kolaborasi UMM dan Singapore Polytechnic

Muhammad Zahmil, seorang mahasiswa kelas internasional Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), telah terpilih sebagai peserta dalam program Learning Express (LeX), sebuah program kolaborasi antara UMM dan Singapore Polytechnic. LeX merupakan program yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar interaktif dan multidisiplin kepada mahasiswa, dengan fokus pada pengembangan keterampilan profesional, pemecahan masalah, dan kerja tim. Program ini menyediakan platform bagi mahasiswa untuk mendapatkan wawasan dan pengalaman yang berharga di luar lingkup kurikulum akademis mereka. Sebagai bagian dari program LeX, Muhammad Zahmil akan mengikuti serangkaian kegiatan, termasuk kuliah tamu dari para ahli industri, lokakarya praktis, studi kasus, dan kunjungan lapangan ke berbagai perusahaan dan institusi terkemuka di Singapura. Program ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai negara dan budaya, memperluas jaringan profesional mereka, dan mendapatkan wawasan yang mendalam tentang industri dan pasar kerja global. Sekretaris Teknik Mesin UMM, Dr. Ir. Yepy Komaril Sofi’i, ST., MT, menyatakan kebanggaannya atas terpilihnya Muhammad Zahmil sebagai peserta program LeX. “Partisipasi Muhammad Zahmil dalam program LeX adalah bukti nyata dari komitmen UMM dalam memberikan pengalaman belajar yang komprehensif dan relevan bagi mahasiswa, serta mempersiapkan mereka untuk menjadi pemimpin masa depan yang sukses dan berpengaruh dalam skala global,” ujarnya. Muhammad Zahmil sendiri menyambut dengan antusias kesempatan ini dan berharap dapat memanfaatkannya sebaik mungkin untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuannya. “Saya merasa sangat bersyukur dan terhormat telah terpilih sebagai salah satu peserta program LeX. Saya berharap dapat belajar dan bertumbuh dari pengalaman ini, serta membawa pulang wawasan yang berharga untuk diterapkan dalam studi dan karier saya di masa depan,” katanya. Partisipasi Muhammad Zahmil dalam program LeX merupakan contoh nyata dari komitmen UMM dalam memberikan pengalaman belajar yang berorientasi internasional dan relevan dengan tuntutan pasar kerja global. Semoga program ini memberikan manfaat yang besar bagi perkembangan akademis dan profesional Muhammad Zahmil serta menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk mencari pengalaman belajar di tingkat internasional. Shared:

Diseminasi dan Workshop Penjaminan Mutu untuk Continuous Improvement

Departemen Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan kegiatan diseminasi dan workshop yang bertujuan untuk meningkatkan penjaminan mutu dan mencapai continuous improvement. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2022, dan diikuti oleh 40 peserta dari kalangan dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Teknik UMM. Workshop ini diawali dengan sesi diseminasi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan penyegaran tentang Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Ir. Desiana Vidayanti, MT., dosen Universitas Mercu Buana, sebagai narasumber menjelaskan konsep, prinsip, dan implementasi SPMI yang diterapkan di lingkungan universitas. Peserta diberikan informasi terkait pentingnya penjaminan mutu dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan program studi. Selanjutnya, workshop dilanjutkan dengan materi tentang implementasi SPMI. Narasumber menyampaikan berbagai strategi dan metode yang dapat diterapkan untuk meningkatkan penjaminan mutu di tingkat program studi. Diskusi dan interaksi antara peserta dan narasumber sangatlah aktif, dengan pertukaran ide dan pengalaman dalam menghadapi tantangan dalam penjaminan mutu. Kegiatan workshop ditutup dengan sesi evaluasi, di mana peserta diajak untuk melakukan refleksi terhadap praktik penjaminan mutu yang telah dilakukan di lingkungan fakultas Teknik UMM. Pemateri memberikan arahan dan masukan mengenai perbaikan yang perlu dilakukan guna mencapai tingkat penjaminan mutu yang lebih baik dan kontinu. Mohamad Irkham Mamungkas, ST., MT. selaku Koordinator kegiatan, menyatakan pentingnya workshop ini dalam upaya meningkatkan penjaminan mutu di lingkungan fakultas Teknik UMM. Ia mengungkapkan, “Kegiatan diseminasi dan workshop ini memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih mendalam tentang SPMI dan implementasinya. Melalui evaluasi dan perbaikan yang dilakukan, kami berharap dapat terus mengembangkan penjaminan mutu yang efektif dan berkelanjutan.” Departemen Teknik Mesin UMM terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penjaminan mutu demi memberikan pengalaman belajar terbaik bagi mahasiswa. Dengan adanya kegiatan diseminasi dan workshop ini, diharapkan para peserta dapat menerapkan konsep dan strategi penjaminan mutu secara optimal untuk mencapai continuous improvement. Shared:

Lokakarya Penyusunan Portofolio Mata Kuliah untuk Akreditasi Internasional GA-IABEE

Departemen Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan lokakarya bertema “Penyusunan Portofolio Mata Kuliah Berdasar OBE Menuju Akreditasi Internasional GA-IABEE.” Lokakarya ini bertujuan untuk menyusun portofolio sebanyak 15 mata kuliah dalam rangka memperoleh akreditasi internasional dari General Accreditation – IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education). Lokakarya yang berlangsung selama kurang lebih 4 bulan ini melibatkan pemateri yang ahli di bidangnya, yaitu Bapak Oyong Novareza, ST. MT. PhD, seorang dosen Teknik Industri dari Universitas Brawijaya yang juga menjabat sebagai Asesor LAM TEKNIK (Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik Indonesia). Dengan pengalaman dan pengetahuannya, Bapak Oyong memberikan panduan dan bimbingan kepada peserta dalam menyusun portofolio mata kuliah berdasarkan OBE (Outcome-Based Education). Proses penyusunan portofolio melibatkan 15 mata kuliah yang menjadi bagian integral dari kurikulum Teknik Mesin UMM. Peserta lokakarya, yang terdiri dari dosen-dosen Teknik Mesin UMM, bekerja sama untuk merumuskan tujuan pembelajaran, indikator pencapaian, dan metode evaluasi yang sesuai dengan prinsip OBE. Portofolio ini akan menjadi alat penilaian yang komprehensif untuk mengukur pencapaian mahasiswa dalam mencapai hasil pembelajaran yang diinginkan. Dalam lokakarya ini, Bapak Oyong Novareza memberikan wawasan tentang pentingnya akreditasi internasional dan manfaatnya bagi program studi Teknik Mesin UMM. Peserta juga diberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip OBE dan metode penilaian yang relevan. Selain itu, mereka diajak untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam menyusun portofolio mata kuliah dengan pendekatan OBE. Koordinator kurikulum Teknik Mesin UMM, Dini Kurniawati, ST., MT., menyatakan pentingnya kegiatan ini dalam meningkatkan kualitas pendidikan di program studi Teknik Mesin. Ia mengatakan, “Penyusunan portofolio mata kuliah berdasarkan OBE merupakan langkah penting menuju akreditasi internasional GA-IABEE. Dengan portofolio yang komprehensif, kita dapat menunjukkan kualitas pembelajaran dan pencapaian mahasiswa secara jelas dan transparan.” Departemen Teknik Mesin UMM berkomitmen untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan serta mengejar akreditasi internasional sebagai upaya dalam meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global. Melalui lokakarya ini, diharapkan program studi Teknik Mesin UMM dapat memenuhi persyaratan GA-IABEE dan meningkatkan reputasi serta pengakuan internasional. Shared:  

Sosialisasi Metode Backward Penilaian SubCPMK Berdasarkan OBE: Langkah Menuju Pendidikan Terbaik di Teknik Mesin

Dalam semangat untuk terus menghadirkan pendidikan berkualitas tinggi dan memenuhi standar internasional, Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan penuh antusias telah menyelenggarakan acara Sosialisasi Metode Backward Penilaian SubCPMK Berdasarkan Outcome-Based Education (OBE). Acara ini berlangsung pada tanggal 24 Agustus 2023, dengan pembicara utama Ir. Yufis Azhar, S.Kom., M.Kom., seorang akademisi berpengalaman dalam penyusunan SubCPMK berdasarkan OBE. Tujuan dari acara ini tidak hanya untuk memberikan wawasan baru kepada dosen dan staf Teknik Mesin UMM, tetapi juga untuk mempersiapkan langkah-langkah penting dalam menghadapi proses General Accreditation dari IABEE (Ikatan Ahli Bidang Teknik Indonesia). IABEE adalah badan akreditasi yang berfokus pada bidang teknik dan memiliki standar internasional yang diakui. Dalam sesi sosialisasi, Ir. Yufis Azhar memberikan pemahaman mendalam tentang metode Backward Penilaian SubCPMK yang berbasis pada Outcome-Based Education (OBE). Metode ini merupakan pendekatan yang melibatkan perencanaan pembelajaran dari tujuan akhir atau hasil yang diinginkan, kemudian merancang semua komponen pembelajaran untuk mencapai tujuan tersebut. “Melalui pendekatan Backward Penilaian SubCPMK berdasarkan OBE, kita dapat lebih efektif mengukur dan memastikan pencapaian kompetensi mahasiswa,” ungkap Ir. Yufis Azhar. “Ini adalah langkah yang penting dalam memastikan kualitas pendidikan yang sesuai dengan standar internasional.” Komitmen program studi Teknik Mesin dalam menghadirkan pendidikan terbaik bagi mahasiswa dan memastikan bahwa mereka siap untuk menghadapi dunia industri yang semakin kompleks. “Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, para dosen dan staf Teknik Mesin dapat lebih memahami dan menerapkan metode Backward Penilaian SubCPMK berdasarkan OBE dengan baik,” ujar beliau. Ketua Program Studi Teknik Mesin UMM, Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D., menambahkan, “Acara ini adalah bagian dari upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di bidang teknik mesin. Kami berkomitmen untuk mempersiapkan mahasiswa kami menjadi lulusan yang berkualitas dan siap bersaing di dunia profesional.” Dengan penyelenggaraan acara sosialisasi ini, Teknik Mesin UMM memperlihatkan langkah konkret dalam memenuhi standar akreditasi internasional dan mewujudkan visi untuk memberikan pendidikan terbaik bagi mahasiswa. Melalui pendekatan Backward Penilaian SubCPMK berdasarkan OBE, diharapkan bahwa para lulusan Teknik Mesin UMM akan menjadi profesional yang memiliki kompetensi tinggi dan dapat memberikan dampak positif dalam berbagai bidang industri. Shared:

Prestasi Membanggakan: 32 Mahasiswa Teknik Mesin UMM Sukses Lolos Program MSIB Batch 5 (Magang dan Studi Independen Bersertifikat)

Keberhasilan dan komitmen dalam pengembangan diri para mahasiswa Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) semakin terbukti dengan lulusnya 32 mahasiswa dari program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB). Program yang menggabungkan pengalaman magang dan pengembangan pengetahuan independen ini telah membuka peluang berharga bagi para mahasiswa untuk mendapatkan wawasan lebih mendalam di bidang teknik mesin. Dalam kelulusan kali ini, terdapat beragam prestasi yang berhasil diraih oleh para mahasiswa Teknik Mesin UMM. Sebanyak 1 mahasiswa berasal dari kelas reguler yang berhasil mengikuti program magang, sementara 6 mahasiswa lainnya dari kelas Center of Excellence Welding Inspector (CoE WI) sukses mengikuti program magang mereka. Tidak ketinggalan, 13 mahasiswa kelas Center of Excellence Construction & Vehicle Simulation (CoE CVS) juga turut mengambil bagian dalam program magang, sementara 12 mahasiswa dari kelas Center of Excellence Construction & Vehicle Simulation (CoE CVS) memilih untuk mengejar program Studi Independen. Mitra-mitra berkelas PT INKA dan PT Metro Mesin telah berperan penting sebagai tempat magang para mahasiswa. Dalam pengalaman mereka, para mahasiswa belajar dari para ahli dan praktisi di industri, memperluas pandangan mereka tentang dunia nyata teknik mesin. Sementara itu, dalam program Studi Independen, para mahasiswa bekerja sama dengan mitra CADFEM dan Neosia Training Center, memperdalam pengetahuan mereka dalam berbagai aspek teknologi komputasi mekanik. Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D, Ketua Program Studi Teknik Mesin UMM, merasa bangga atas pencapaian para mahasiswa. “Prestasi ini adalah hasil dari usaha keras dan dedikasi para mahasiswa dalam mengembangkan diri dan mengambil peluang yang ada. Kami berharap pengalaman mereka dalam program MSIB Batch 5 ini akan membekali mereka dengan wawasan dan keterampilan berharga untuk masa depan.” Program MSIB ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para mahasiswa, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara universitas dan industri. Melalui kerjasama dengan PT INKA, PT Metro Mesin, CADFEM, dan Neosia Training Center, UMM terus mendorong pengembangan keterampilan yang relevan dengan tuntutan industri modern. Dengan kesempatan yang diberikan oleh program MSIB, para mahasiswa Teknik Mesin UMM telah menunjukkan semangat dan kemampuan yang luar biasa dalam menghadapi tantangan dunia nyata. Keberhasilan ini semakin memantapkan UMM sebagai lembaga pendidikan yang berfokus pada pengembangan kompetensi dan karakter mahasiswa untuk menghadapi dinamika dunia kerja yang kompleks. Shared:

Kerjasama Teknik Mesin UMM dan Teknik Mesin ITATS: Pengembangan Mobil Hemat Energi dan Capstone Design

Dalam upaya untuk terus mendorong inovasi di bidang teknologi mesin yang berkelanjutan, Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Teknik Mesin Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) mengadakan kerjasama. Melalui Memorandum of Agreement (MoA), kedua institusi ini bertujuan untuk mempererat kolaborasi dalam proyek pengembangan mobil hemat energi dan proyek Capstone Design. Dalam acara yang diadakan di Gedung Teknik Mesin UMM, pemaparan mengenai pengembangan mobil hemat energi disampaikan oleh Drs. Moh. Jufri, ST., MT.  dari Teknik Mesin UMM. Beliau adalah pembina tim mobil hemat energi LSO Mechatronik yang telah meraih prestasi gemilang dalam berbagai kompetisi nasional dan internasional. Presentasi ini memberikan wawasan tentang upaya tim mekatronik dalam merancang dan mengembangkan mobil yang efisien dalam penggunaan energi, sehingga memiliki dampak positif terhadap lingkungan. Selanjutnya, Bapak Dr. Ir. Achmad Fauzan Hery Soegiharto, MT., dosen pengampu Proyek Desain Tim Teknik Mesin UMM, memaparkan mengenai mata kuliah Capstone Design. Ia menjelaskan bagaimana mata kuliah ini mengintegrasikan berbagai konsep dan pengetahuan yang diperoleh oleh mahasiswa selama studi mereka. Mahasiswa akan mengaplikasikan pengetahuan dari mata kuliah sebelumnya untuk merancang dan menghasilkan suatu sistem mekanik yang memiliki manfaat nyata. Hal ini merupakan tahap penting dalam mempersiapkan mahasiswa untuk tantangan dunia industri yang kompleks. “Kami bangga memiliki tim mekatronik yang telah meraih banyak prestasi, dan kami sangat bersemangat untuk berkolaborasi dengan Teknik Mesin ITATS dalam pengembangan mobil hemat energi,” kata Drs. Moh. Jufri. “Kami berharap dapat terus berinovasi dan memberikan kontribusi yang berarti dalam solusi transportasi berkelanjutan.” Bapak Dr. Ir. Achmad Fauzan Hery Soegiharto menambahkan, “Mata kuliah Capstone Design memberikan kesempatan unik bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan mereka dalam proyek nyata. Ini adalah langkah penting dalam membekali mereka dengan keterampilan praktis dan pemahaman mendalam tentang teknologi.” Kerjasama antara Teknik Mesin UMM dan Teknik Mesin ITATS dalam pengembangan mobil hemat energi serta pendekatan Capstone Design ini diharapkan akan terus memperkuat kedua institusi dalam menciptakan solusi teknologi yang lebih baik untuk masa depan. Dengan fokus pada keberlanjutan dan inovasi, kerjasama ini berpotensi memberikan kontribusi besar dalam menghadapi tantangan dunia modern. Shared: