Kuliah Perdana Center of Excellence Welding Inspector Batch 4: Sigit Budi Raharjo dari PT PAL Mengupas Tuntas Konstruksi, Desain, dan Fabrikasi Las

Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Batch 4 memasuki fase awal perjalanan mereka dalam Kuliah Perdana Center of Excellence Welding Inspector (CoE WI), yang dipimpin oleh Sigit Budi Raharjo, seorang Welding Work Designer berpengalaman di PT PAL (Persero). Dalam sesi yang penuh semangat, beliau membahas secara menyeluruh aspek konstruksi, desain, dan fabrikasi las, membuka wawasan baru bagi mahasiswa yang tertarik dalam dunia inspeksi pengelasan. Sigit Budi Raharjo membawa mahasiswa dalam perjalanan melalui konsep-konsep utama yang terlibat dalam konstruksi, desain, dan fabrikasi las. Dengan latar belakang sebagai Welding Work Designer, beliau memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana keputusan desain dapat memengaruhi proses fabrikasi dan, pada gilirannya, kualitas pengelasan. Pembahasan melibatkan berbagai metode fabrikasi las, dari manual hingga pengelasan otomatis, dan peran penting inspektor pengelasan dalam memastikan kepatuhan terhadap standar kualitas. Sesi tanya jawab menjadi momen berharga, di mana mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan Sigit Budi Raharjo, bertukar gagasan, dan mendapatkan pandangan langsung dari praktisi berpengalaman. “Kuliah perdana ini membuka mata kami terhadap kompleksitas dalam setiap langkah proses pengelasan, dari perencanaan hingga implementasi. Ini adalah fondasi yang penting untuk memahami bagaimana peran seorang inspektor pengelasan dapat membantu memastikan kualitas dalam setiap proyek,” ungkap salah satu mahasiswa yang hadir. Ketua Program Studi Teknik Mesin UMM, Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D., menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi Sigit Budi Raharjo dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam kuliah perdana CoE WI Batch 4. “Pertukaran gagasan ini sangat bernilai, dan kami berharap mahasiswa dapat meresapi setiap informasi yang diberikan oleh Sigit Budi Raharjo, sehingga mereka dapat menjadi inspektur pengelasan yang unggul di masa depan,” ujarnya. Kuliah perdana ini menandai awal yang menjanjikan bagi mahasiswa CoE WI Batch 4 untuk mengeksplorasi dunia konstruksi, desain, dan fabrikasi las, membawa pemahaman baru tentang pentingnya inspeksi pengelasan dalam mencapai standar kualitas tertinggi dalam setiap proyek. Shared:

Kuliah Perdana Center of Excellence Welding Inspector Batch 4: Andhi Prasetyo dari Lloyd’s Register Asia Teropong Teknologi dan Metalurgi Pengelasan

  Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Batch 4 memulai perjalanan mereka dalam dunia inspeksi pengelasan dengan Kuliah Perdana Center of Excellence Welding Inspector (CoE WI), yang dipandu oleh Andhi Prasetyo, seorang Lead Surveyor berpengalaman di Lloyd’s Register Asia. Dalam sesi yang penuh semangat, beliau membagikan wawasan mendalam tentang teknologi dan metalurgi pengelasan yang krusial dalam mengukur dan memastikan kualitas pengelasan. Andhi Prasetyo membahas perkembangan terkini dalam teknologi pengelasan, memberikan gambaran yang komprehensif tentang bagaimana inovasi seperti pengelasan otomatis dan robotik telah mengubah lanskap industri. Mahasiswa dibawa ke dalam pemahaman tentang bagaimana teknologi tersebut dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan konsistensi dalam proses pengelasan. Tak hanya itu, pembahasan metalurgi pengelasan menjadi fokus utama, dengan penekanan pada pentingnya memahami sifat-sifat logam dan material yang terlibat dalam proses pengelasan. Andhi Prasetyo menjelaskan bagaimana pemahaman metalurgi ini menjadi kunci untuk mengidentifikasi dan mengatasi potensi cacat pengelasan, yang pada gilirannya mendukung penghasilan produk yang aman dan berkualitas. “Kuliah perdana ini bukan hanya memberikan pengetahuan tentang teknologi terkini dalam pengelasan, tetapi juga memperdalam pemahaman kami tentang aspek metalurgi yang menjadi dasar dari kualitas pengelasan itu sendiri. Hal ini sangat berguna bagi kami yang akan terlibat langsung dalam inspeksi pengelasan di masa depan,” ungkap seorang mahasiswa yang hadir. Ketua Program Studi Teknik Mesin UMM, Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D., menyambut baik kontribusi Andhi Prasetyo dalam membagikan pengetahuan teknologi dan metalurgi pengelasan pada kuliah perdana CoE WI Batch 4. “Keterlibatan praktisi berpengalaman seperti beliau membuka wawasan mahasiswa tentang bagaimana teknologi dan pemahaman material dapat memengaruhi kualitas pengelasan. Ini adalah langkah kritis menuju pengembangan pemahaman yang lebih luas dan terampil dalam inspeksi pengelasan,” katanya. Kuliah perdana ini diharapkan menjadi landasan yang kuat bagi mahasiswa CoE WI Batch 4 untuk menjalani studi mereka, membawa pengetahuan baru yang mendalam tentang teknologi dan metalurgi pengelasan ke dalam praktek inspeksi pengelasan mereka. Shared:

Kuliah Perdana Center of Excellence Welding Inspector Batch 4: Bagus Reditoraafi dari PT BARATA Mengangkat Isu K3 Pengelasan

Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Batch 4 memulai perjalanan mereka dalam Kuliah Perdana Center of Excellence Welding Inspector (CoE WI) dengan kehadiran Bagus Reditoraafi, seorang pakar dalam bidang Quality, Safety, Health, and Environment (QSHE) dan menjabat sebagai Kepala Unit QSHE di PT BARATA INDONESIA. Dalam sesi yang mendalam dan penuh wawasan, beliau membahas isu penting terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam praktik pengelasan. Dalam kuliahnya, Bagus Reditoraafi menyoroti pentingnya K3 dalam setiap tahapan proses pengelasan. Dengan penekanan pada identifikasi risiko, pencegahan kecelakaan, dan pemahaman akan standar keselamatan kerja, mahasiswa diberikan wawasan yang komprehensif tentang bagaimana mengintegrasikan aspek K3 ke dalam setiap langkah inspeksi pengelasan. Diskusi mencakup pemahaman akan bahaya potensial, penggunaan alat pelindung diri (APD), dan prinsip-prinsip ergonomi dalam lingkungan kerja yang terkait dengan pengelasan. “Kuliah perdana ini memberikan pengertian yang lebih dalam tentang betapa pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja dalam setiap aspek inspeksi pengelasan. Kami diajak untuk menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat di sektor industri,” ujar salah satu mahasiswa yang hadir. Ketua Program Studi, Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D, mengungkapkan apresiasinya terhadap kontribusi Bagus Reditoraafi dalam membawa isu K3 pengelasan ke dalam fokus kuliah perdana CoE WI Batch 4, “Pengalaman dan wawasan yang beliau bawa menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk menjalani prinsip K3 dalam praktik inspeksi pengelasan mereka. Ini adalah langkah awal yang penting dalam mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi dunia industri yang selalu berubah.” Kuliah perdana ini menandai awal yang menjanjikan bagi mahasiswa CoE WI Batch 4 untuk memahami dan menerapkan prinsip-prinsip K3 dalam praktik inspeksi pengelasan mereka, serta untuk menjadi agen perubahan yang berkontribusi pada budaya keselamatan di sektor industri. Shared:

Kuliah Perdana Center of Excellence Welding Inspector Batch 4: Khoiruz Zadit Taqwa dari PT SPINDO Ungkapkan Aspek Kritis Pengujian NDT dan Inspeksi Pengelasan Visual

Center of Excellence Welding Inspector (CoE WI) di Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membuka tirai kuliah perdana Batch 4 dengan menghadirkan Khoiruz Zadit Taqwa, seorang pakar di bidang Quality Assurance (QA) dan Kepala Departemen QA di PT SPINDO. Dalam sesi yang penuh antusias, beliau membahas secara rinci pengujian Non-Destructive Testing (NDT) dan inspeksi pengelasan visual, membagikan pengalaman berharga dan pandangan praktis dari perspektif industri. Dalam kuliahnya, Khoiruz Zadit Taqwa memberikan wawasan mendalam tentang teknik-teknik pengujian NDT yang kritis dalam inspeksi pengelasan. Beliau membahas metode-metode seperti radiografi, ultrasonik, dan dye penetrant testing, memberikan mahasiswa pemahaman yang kokoh tentang kebutuhan dan keberhasilan teknik-teknik tersebut dalam memastikan kualitas pengelasan yang unggul. Selain itu, inspeksi pengelasan visual menjadi fokus utama pembahasan, di mana mahasiswa mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang standar dan praktik terbaik dalam menilai kualitas pengelasan secara visual. “Kuliah ini memberikan perspektif yang sangat berharga tentang bagaimana memastikan setiap sambungan pengelasan memenuhi standar kualitas tertinggi,” ujar salah satu mahasiswa yang hadir. Ketua Program Studi Teknik Mesin UMM, Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Khoiruz Zadit Taqwa dalam membuka kuliah perdana Batch 4 CoE WI, “Keahlian beliau membawa nilai tambah signifikan bagi pemahaman mahasiswa tentang aspek-aspek teknis dan praktis dalam inspeksi pengelasan. Ini adalah langkah awal yang kuat untuk mahasiswa terlibat lebih dalam dalam praktik inspeksi pengelasan yang mendukung keandalan dan keselamatan proyek konstruksi dan manufaktur.” Kuliah perdana ini diharapkan menjadi landasan yang solid bagi para mahasiswa CoE WI Batch 4 untuk menjalani perjalanan studi mereka dengan pemahaman yang lebih mendalam dan kesiapan praktis untuk berkontribusi dalam industri inspeksi pengelasan. Shared:

Kuliah Perdana Center of Excellence Construction & Vehicle Simulation (CoE CVS) Batch 2: Mendalami Computational Fluid Dynamics (CFD) bersama Aji Candra Lestari dari infistream.id

Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Batch 2 memasuki kuliah perdana Center of Excellence Construction & Vehicle Simulation (CoE CVS) yang dipandu oleh Aji Candra Lestari, seorang praktisi berpengalaman dalam Computational Fluid Dynamics (CFD) dari infistream.id. Dalam kuliah yang penuh semangat, Aji Candra Lestari membahas aplikasi dan konsep dasar analisis fluida menggunakan OpenFOAM, membuka jendela pengetahuan baru bagi para mahasiswa di bidang Construction & Vehicle Simulation. Sebagai praktisi CFD yang berpengalaman, Aji Candra Lestari memberikan wawasan mendalam tentang kegunaan dan implikasi analisis fluida dalam perancangan dan pengembangan kendaraan serta struktur konstruksi. Melalui pengantar yang menyeluruh, beliau membahas konsep dasar CFD, menekankan pentingnya pemahaman terhadap dinamika fluida untuk meningkatkan performa dan efisiensi desain. Para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk menjelajahi alat OpenFOAM dan meresapi aplikasi nyata melalui studi kasus yang dipresentasikan oleh Aji Candra Lestari. “Dengan pembimbingan dari praktisi berpengalaman seperti Aji Candra Lestari, kami tidak hanya mendapatkan gambaran umum tentang CFD, tetapi juga memiliki wawasan tentang bagaimana menerapkannya dalam proyek-proyek simulasi konstruksi dan kendaraan. Ini benar-benar membuka pikiran kami terhadap potensi besar teknologi ini dalam mendukung inovasi di dunia nyata,” ujar seorang mahasiswa yang hadir. Kuliah perdana ini diharapkan memberikan dorongan awal yang kuat bagi mahasiswa untuk menjelajahi lebih lanjut dalam dunia Construction & Vehicle Simulation, memanfaatkan pengetahuan baru yang diperoleh dari praktisi berpengalaman seperti Aji Candra Lestari, dan bersiap untuk menghadapi tantangan masa depan di dunia industri yang terus berkembang. Shared:

Kuliah Perdana Center of Excellence Construction & Vehicle Simulation (CoE CVS) Batch 2: Mendalami Rigging & Lifting Engineering bersama Hendra Gunawan, S.Pd dari PT Truba Jaga Cita

Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menghadiri kuliah perdana Center of Excellence Construction & Vehicle Simulation (CoE CVS) Batch 2 yang dipimpin oleh Hendra Gunawan, S.Pd, seorang praktisi berpengalaman dalam bidang rigging & lifting engineering dari PT Truba Jaga Cita. Dalam kuliah yang penuh inspirasi, Hendra Gunawan membahas aspek-aspek penting terkait rigging dan lifting engineering, termasuk analisis Finite Element Method (FEM) untuk aplikasi rigging dan lifting, standar dalam dunia rigging, dan praktik terbaik dalam pengangkatan beban. Sebagai senior dalam industri rigging & lifting, Hendra Gunawan membawa pengalaman dan pengetahuan yang luas kepada mahasiswa CoE CVS Batch 2. Dalam paparannya, beliau menjelaskan pentingnya memahami prinsip-prinsip dasar rigging dan lifting dalam industri konstruksi dan manufaktur. Diskusi mendalam tentang analisis Finite Element Method (FEM) menunjukkan betapa pentingnya penerapan teknologi terbaru dalam memastikan keamanan dan kehandalan dalam pengangkatan beban di berbagai proyek konstruksi. Mahasiswa sangat terinspirasi oleh kuliah perdana ini, yang tidak hanya memberikan wawasan mendalam tentang rigging & lifting engineering, tetapi juga memberikan pemahaman tentang pentingnya kepatuhan terhadap standar keselamatan dan praktik terbaik dalam dunia rigging. “Kuliah ini membuka mata kami terhadap kompleksitas dan tantangan dalam industri rigging & lifting, serta menanamkan keinginan kami untuk terus belajar dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan efisien,” ujar salah satu mahasiswa yang hadir. Diharapkan, kuliah perdana ini menjadi landasan yang kuat bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi lebih jauh dalam bidang construction & vehicle simulation serta berkontribusi pada pengembangan industri secara keseluruhan. Shared:

Kuliah Perdana Center of Excellence Construction & Vehicle Simulation (CoE CVS) Batch 2: Transformasi Dunia Kereta Api oleh Abdul Rohman Farid, ST. dari PT INKA

Center of Excellence Construction & Vehicle Simulation (CoE CVS) di Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan kuliah perdana Batch 2 dengan menghadirkan Abdul Rohman Farid, ST., seorang praktisi berpengalaman sekaligus Manager dari PT Industri Kereta Api (INKA). Dalam kuliah yang menginspirasi, Abdul Rohman Farid membahas profil perusahaan PT INKA, perkembangan perkeretaapian di Indonesia, dan penerapan teknologi Finite Element Analysis pada kereta api. Dalam pengantarnya, Abdul Rohman Farid membagikan wawasan mendalam tentang profil dan sejarah perkembangan PT INKA sebagai pionir dalam industri perkeretaapian Indonesia. Beliau menguraikan peran kunci perusahaan dalam mewujudkan konektivitas transportasi yang efisien dan berkelanjutan di Indonesia. Dalam konteks ini, mahasiswa CoE CVS Batch 2 diperkenalkan pada proyek-proyek unggulan dan inovasi terkini yang telah dilakukan oleh PT INKA. Puncak kuliah perdana ini adalah pembahasan penerapan Finite Element Analysis pada perancangan dan pengembangan kereta api. Abdul Rohman Farid membawa mahasiswa memahami bagaimana teknologi ini menjadi kunci dalam memastikan keamanan, kenyamanan, dan ketahanan struktural kereta api. Pemaparan beliau tidak hanya memberikan wawasan mendalam tentang aplikasi teknologi ini dalam dunia perkeretaapian, tetapi juga merangsang minat dan semangat mahasiswa untuk mengeksplorasi lebih lanjut dalam penelitian dan pengembangan di bidang Construction & Vehicle Simulation.Ketua program studi Teknik Mesin UMM, Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D, menyambut positif kuliah perdana ini, mencatat bahwa “dengan mendatangkan praktisi berpengalaman seperti Abdul Rohman Farid, mahasiswa memiliki kesempatan langka untuk memahami aspek praktis dan perkembangan terkini dalam industri perkeretaapian.” Kuliah perdana ini diharapkan menjadi landasan yang kuat bagi mahasiswa untuk melangkah ke arah pengembangan teknologi yang lebih inovatif dan berkelanjutan dalam dunia konstruksi dan simulasi kendaraan. Shared:

Kuliah Perdana Center of Excellence Digital Manufacturing (CoE Digiman) Menghadirkan Visi Masa Depan Manufaktur dari Dr. Farkhan, ST, MT

Center of Excellence Digital Manufacturing (CoE Digiman) di Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Kuliah Perdana Batch pertama yang menjadi acara pembuka bagi mahasiswa dengan kehadiran Dr. Farkhan, ST, MT, Direktur PT CNC Controller Indonesia. Dalam kuliah yang memukau, Dr. Farkhan membahas CNC Manufacturing dan teknologi terbaru yang mendefinisikan masa depan industri manufaktur. Dengan latar belakang sebagai praktisi berpengalaman, Dr. Farkhan menggambarkan evolusi teknologi CNC (Computer Numerical Control) dan bagaimana hal itu merangsang inovasi dalam proses manufaktur. Pemaparan beliau melibatkan pengenalan terhadap teknologi terbaru yang digunakan dalam produksi dan pengendalian proses manufaktur. Mahasiswa terpukau dengan pengalaman dan pengetahuan mendalam Dr. Farkhan, yang membagikan wawasan praktis dan berita terkini seputar dunia digital manufacturing. PiC CoE Digital Manufacturing, Brigas Cahyono, ST. MSc, menyatakan, “Kuliah perdana CoE Digiman ini bukan hanya menjadi pintu gerbang pembelajaran mahasiswa dalam bidang teknologi manufaktur digital, tetapi juga menghadirkan visi masa depan industri yang terus berkembang. Kami berharap, dengan dukungan para praktisi berpengalaman seperti Dr. Farkhan, mahasiswa dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk menjadi pionir inovasi dalam dunia manufaktur digital.” Kuliah perdana ini menjadi tonggak awal bagi mahasiswa CoE Digiman dalam meresapi dan menerapkan perkembangan teknologi terkini dalam dunia manufaktur. Shared:

Center of Excellence Construction & Vehicle Simulation (CoE CVS) Batch 2 Memulai Perjalanan dengan Kuliah Perdana yang Menginspirasi

Center of Excellence Construction & Vehicle Simulation (CoE CVS) Batch 2 meresmikan langkah awalnya dengan menggelar kuliah perdana yang dihadiri oleh praktisi terkemuka dalam industri. Abdul Rohman Farid dari PT INKA memperkenalkan konsep-konsep kunci dalam Finite Element Analysis, sementara Hendra Gunawan dari PT Truba Jaga Cita membahas Rigging & Lifting, dan Aji Candra Lestari dari infistream.id membahas Computational Fluid Dynamics (CFD) menggunakan Openfoam. Kuliah perdana ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa CoE CVS Batch 2 untuk memahami aspek-aspek krusial dalam konstruksi dan simulasi kendaraan. Diharapkan, pengetahuan mendalam yang diperoleh dari para praktisi akan memberikan pondasi yang kokoh bagi mahasiswa untuk terlibat dalam proyek-proyek riset dan pengembangan selama masa studi mereka. PiC CoE CVS, Alvian Iqbal Hanif Nasrullah, ST. MT., menyatakan harapannya, “Kami berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh dalam kuliah perdana ini untuk berkontribusi pada kemajuan industri, menciptakan inovasi, dan menghadapi tantangan masa depan dengan percaya diri.” Dengan semangat dan antusiasme yang terpancar dari kuliah perdana ini, CoE CVS Batch 2 siap menapaki perjalanan pendidikan yang penuh tantangan dan harapan, menjadikan mereka para inovator masa depan dalam industri konstruksi dan simulasi kendaraan. Shared:

Kuliah Perdana Center of Excellence Welding Inspector (CoE WI) Batch 4: Praktisi Berpengalaman Bagi Ilmu di Teknik Mesin UMM

v Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Batch 4 dihadirkan dengan kehormatan sekaligus keberagaman pengalaman industri pada kuliah perdana Center of Excellence Welding Inspector. Pada kesempatan ini, sejumlah praktisi berpengalaman dari berbagai perusahaan bergabung untuk berbagi pengetahuan yang berharga dengan mahasiswa. Khoiruz Zadit Taqwa dari PT SPINDO memulai sesi dengan memberikan wawasan mendalam tentang teknik pengelasan di industri pipa, sementara Bagus Reditoraafi dari PT BARATA mengupas standar dan praktik terbaik dalam inspeksi pengelasan. Sigit Budi Raharjo dari PT PAL membahas aplikasi inspeksi pengelasan dalam industri perkapalan, sedangkan Andhi Prasetyo dari Lloyd’s Register Asia memperkenalkan praktik inspeksi berstandar internasional. Terakhir, Andie Soegiarto dari PT POMI memberikan pandangan praktis mengenai implementasi inspeksi pengelasan pada proyek-proyek infrastruktur. Kuliah perdana ini menjadi forum yang penuh inspirasi, di mana mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam tentang tantangan dan inovasi terkini dalam dunia inspeksi pengelasan. “Kami beruntung dapat belajar langsung dari praktisi berpengalaman yang mewakili berbagai sektor industri. Ini memberikan gambaran menyeluruh tentang peran penting seorang welding inspector di berbagai bidang,” ungkap salah satu mahasiswa yang hadir. PiC Welding Inspector, Dini Kurniawati, ST., MT., menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini, “Kehadiran para praktisi ini dalam kuliah perdana memberikan nilai tambah yang luar biasa bagi mahasiswa. Kami berharap pengetahuan dan pengalaman yang mereka bagikan dapat memberi dorongan signifikan bagi mahasiswa untuk berkembang dan berkontribusi dalam industri inspeksi pengelasan di masa depan.” Kuliah perdana Center of Excellence Welding Inspector Batch 4 menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi para mahasiswa Teknik Mesin UMM untuk mengeksplorasi lebih dalam dan melibatkan diri dalam perkembangan terkini di dunia inspeksi pengelasan. Shared: