Kolaborasi Praktisi Mengajar: Praktisi dari PT. INKA Multi Solusi Mengajar Metalurgi Fisik dalam Kelas Unggulan CoE WI (Welding Inspection) di Jurusan Teknik Mesin UMM

Jurusan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus menjalin kerjasama dengan praktisi industri terkemuka untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa. Kali ini, Bapak Ficky Apriando, ST, dari PT. INKA Multi Solusi, bergabung dalam program kolaborasi Praktisi Mengajar untuk mengajar Metalurgi Fisik dalam konteks Welding Inspection (WI). Program ini termasuk dalam kelas unggulan (CoE) di Jurusan Teknik Mesin UMM. Kolaborasi ini melibatkan pertemuan luring dan daring yang berlangsung selama enam kali pertemuan. Bapak Ficky Apriando berpartner dengan Nur Hasanah, ST, M.Sc, seorang dosen di Jurusan Teknik Mesin UMM. Bapak Ficky Apriando, ST, merupakan seorang praktisi dengan pengalaman yang luas di bidang metalurgi fisik di PT. INKA Multi Solusi. Keahliannya dalam menerapkan prinsip-prinsip metalurgi fisik dalam konteks Welding Inspection (WI) menjadikannya sumber daya berharga bagi mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UMM. Dalam kolaborasi ini, Bapak Ficky Apriando, ST, berperan sebagai praktisi pengajar yang memberikan pemahaman dan pengalaman praktis tentang metalurgi fisik dalam konteks WI kepada mahasiswa. Pertemuan dilakukan dalam format kombinasi luring dan daring, yang memungkinkan mahasiswa untuk belajar secara langsung dari praktisi berpengalaman ini. Kolaborasi ini juga melibatkan diskusi, studi kasus, dan praktikum yang bertujuan untuk mengembangkan pemahaman mahasiswa tentang prinsip-prinsip metalurgi fisik yang relevan dengan Welding Inspection (WI). Dosen Nur Hasanah, ST, M.Sc, turut berperan sebagai partner kolaborasi. Dalam peran tersebut, beliau memberikan panduan dan bimbingan kepada mahasiswa dalam mengikuti pertemuan dan praktikum yang diselenggarakan. Dengan kombinasi pengetahuan akademik dari Dosen Nur Hasanah dan pengalaman praktis dari Bapak Ficky Apriando, mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UMM dapat mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang metalurgi fisik dalam konteks Welding Inspection (WI). Ir. Iis Siti Aisyah, ST, MT, Ph.D, IPM, Ketua Program Studi Teknik Mesin UMM, mengungkapkan apresiasi terhadap kolaborasi ini. “Kami sangat menghargai kolaborasi praktisi mengajar ini antara Jurusan Teknik Mesin UMM dan Bapak Ficky Apriando dari PT. INKA Multi Solusi. Kolaborasi semacam ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk memperoleh pengetahuan dan wawasan praktis yang relevan dengan industri dalam bidang Metalurgi Fisik khususnya dalam konteks Welding Inspection (WI). Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi mahasiswa dan memperkaya pengalaman belajar mereka.” Kolaborasi Praktisi Mengajar terus menjadi salah satu inisiatif unggulan Jurusan Teknik Mesin UMM dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas dan relevan dengan tuntutan industri. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa dapat menggabungkan pengetahuan akademik dengan praktik nyata dalam rangka mempersiapkan diri mereka untuk memasuki dunia kerja yang kompetitif. Shared:
Kolaborasi Praktisi Mengajar: Praktisi dari PT. PAL Indonesia Mengajar Konstruksi, Desain, dan Fabrikasi Las dalam Kelas Unggulan CoE WI (Welding Inspection) di Teknik Mesin UMM

Jurusan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dengan melibatkan praktisi industri terkemuka dalam kolaborasi Praktisi Mengajar. Kali ini, Bapak Sigit Budi Raharjo, ST, dari PT. PAL Indonesia, bergabung sebagai praktisi pengajar untuk mengajar Konstruksi, Desain, dan Fabrikasi Las dalam konteks Welding Inspection (WI), yang merupakan kelas unggulan (CoE) di Jurusan Teknik Mesin UMM. Kolaborasi ini melibatkan pertemuan luring dan daring yang dilaksanakan selama enam kali pertemuan. Bapak Sigit Budi Raharjo berkolaborasi dengan Dr. Nur Subeki, ST, MT, seorang dosen di Jurusan Teknik Mesin UMM. Bapak Sigit Budi Raharjo, ST, merupakan seorang praktisi yang memiliki pengalaman yang luas di bidang konstruksi, desain, dan fabrikasi las di PT. PAL Indonesia. Dengan pengetahuan dan keterampilannya yang mendalam, beliau memberikan kontribusi berharga bagi mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UMM. Dalam kolaborasi ini, Bapak Sigit Budi Raharjo berperan sebagai praktisi pengajar yang membagikan pengetahuan dan pengalaman praktisnya dalam Konstruksi, Desain, dan Fabrikasi Las dengan fokus pada Welding Inspection (WI). Pertemuan dilakukan dalam format kombinasi luring dan daring, yang memungkinkan mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi berpengalaman ini. Kolaborasi ini juga melibatkan diskusi, studi kasus, dan praktikum langsung di laboratorium, sehingga mahasiswa dapat mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang teknik konstruksi, desain, dan fabrikasi las dalam konteks WI. Dr. Nur Subeki, ST, MT, dosen di Jurusan Teknik Mesin UMM, turut berperan sebagai partner kolaborasi. Dalam peran tersebut, beliau memberikan panduan dan bimbingan kepada mahasiswa dalam mengikuti pertemuan dan praktikum yang diselenggarakan. Dengan kombinasi pengetahuan akademik dari Dr. Nur Subeki dan pengalaman praktis dari Bapak Sigit Budi Raharjo, mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UMM dapat mengembangkan pemahaman dan keterampilan yang relevan dengan industri dalam bidang Konstruksi, Desain, dan Fabrikasi Las khususnya dalam konteks WI. Ketua Program Studi Teknik Mesin UMM, Ir. Iis Siti Aisyah, ST, MT, Ph.D, IPM, menyambut baik kolaborasi ini. “Kami sangat mengapresiasi kolaborasi praktisi mengajar ini antara Jurusan Teknik Mesin UMM dan Bapak Sigit Budi Raharjo dari PT. PAL Indonesia. Kolaborasi semacam ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi yang memiliki pengetahuan lebih dan pengalaman yang cukup banyak”. Shared:
Pelatihan Software Simulasi Design FEA Menggunakan ANSYS

Departemen Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menggelar pelatihan dalam rangka memperluas pengetahuan dan keterampilan mahasiswa serta dosen dalam menggunakan software simulasi desain FEA (Finite Element Analysis). Pelatihan kedua ini berlangsung selama dua hari berturut-turut, pada Senin dan Selasa, tanggal 22-23 Agustus 2022, dengan tema “Training Software Desain FEA (ANSYS)” yang diselenggarakan oleh Bapak Prof. M. Agus Choiron, seorang dosen Teknik Mesin dari Universitas Brawijaya. Pelatihan ini dihadiri oleh 20 mahasiswa dan 5 dosen Teknik Mesin UMM yang tertarik untuk mendalami aplikasi simulasi desain menggunakan FEA. Bapak Prof. M. Agus Choiron, sebagai narasumber utama, merupakan seorang pakar dalam bidang simulasi desain dan telah memiliki pengalaman yang luas dalam penggunaan software ANSYS untuk analisis FEA. Dalam pelatihan ini, peserta diberikan pemahaman mendalam tentang prinsip dasar FEA, teori elemen hingga, dan konsep-konsep penting dalam analisis struktural. Mereka juga diajarkan tentang penggunaan software ANSYS dalam memodelkan struktur, menerapkan kondisi batas, dan menginterpretasikan hasil analisis FEA. Pelatihan ini memberikan kesempatan praktis bagi peserta untuk belajar melalui studi kasus nyata dalam penggunaan FEA. Mereka diberikan tugas untuk melakukan analisis struktural menggunakan software ANSYS, baik pada komponen mekanik maupun struktur yang lebih kompleks. Hal ini memungkinkan peserta untuk mengembangkan keterampilan mereka dalam menggunakan FEA sebagai alat yang efektif dalam mendesain dan menganalisis struktur. Koordinator acara, Alvian Iqbal Hanif Nasrullah ST. MT., mengungkapkan kepuasan atas pelaksanaan pelatihan ini. Dia menyampaikan, “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Prof. M. Agus Choiron yang telah berbagi pengetahuannya kepada kami dalam menggunakan software simulasi FEA. Pelatihan ini memberikan wawasan yang berharga dan meningkatkan kemampuan peserta dalam menganalisis struktur dengan lebih akurat dan efisien.” Departemen Teknik Mesin UMM berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran dengan menghadirkan pelatihan-pelatihan semacam ini. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam penggunaan software simulasi FEA, mahasiswa dan dosen diharapkan dapat mengaplikasikan teknologi ini dalam riset, pengembangan produk, dan proyek-proyek desain yang relevan. Pelatihan software simulasi desain FEA ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan mahasiswa dan dosen Teknik Mesin UMM menghadapi perkembangan teknologi di era industri 4.0. Dengan kemampuan dalam menganalisis dan memvalidasi desain menggunakan FEA, diharapkan lulusan Teknik Mesin UMM dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam industri dan masyarakat yang semakin kompleks dan kompetitif. Shared:
Kolaborasi Praktisi Mengajar: Praktisi dari PT. Kramat Hidro Mandiri Mengajar NDT (Non-Destructive Testing) dalam Kelas Unggulan CoE Welding Inspection

Jurusan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dengan menjalin kolaborasi yang bernilai dengan praktisi industri terkemuka. Kali ini, praktisi berpengalaman Bapak Douglas Marudut Siahaan, ST dari PT. Kramat Hidro Mandiri diundang untuk mengajar tentang NDT (Non-Destructive Testing) dalam mata kuliah CoE Welding Inspection (WI), yang merupakan salah satu kelas unggulan (CoE) dalam program Teknik Mesin UMM. Kolaborasi ini melibatkan pertemuan luring dan daring yang dilakukan selama enam kali pertemuan. Bapak Douglas Marudut Siahaan menjalankan kolaborasi ini dengan bekerja sama dengan dosen Dini Kurniawati, ST, MT dari Jurusan Teknik Mesin UMM. Bapak Douglas Marudut Siahaan adalah seorang praktisi yang memiliki pengalaman yang luas di bidang Non-Destructive Testing dan khususnya dalam Welding Inspection. Sebagai perwakilan dari PT. Kramat Hidro Mandiri, beliau telah berhasil mengaplikasikan teknik-teknik NDT yang inovatif dan efisien dalam pengujian las di perusahaan tersebut. Keahlian dan pengalamannya menjadikan beliau sumber daya berharga bagi mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UMM. Dalam kolaborasi ini, Bapak Douglas Marudut Siahaan berperan sebagai praktisi pengajar yang berbagi pengetahuan dan pengalaman praktisnya tentang NDT dalam Welding Inspection. Pertemuan dilakukan dalam format kombinasi luring dan daring, yang memungkinkan mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi berpengalaman tersebut. Selain itu, kolaborasi ini juga melibatkan praktikum langsung di laboratorium untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengaplikasikan teknik NDT dalam Welding Inspection. Dini Kurniawati, ST, MT, selaku dosen dan partner kolaborasi, memberikan panduan dan bimbingan kepada mahasiswa dalam mengikuti pertemuan dan praktikum tersebut. Dengan kombinasi pengetahuan akademik dari Dini Kurniawati dan pengalaman praktis dari Bapak Douglas Marudut Siahaan, mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UMM mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang penggunaan NDT dalam Welding Inspection, terutama dalam konteks kelas unggulan CoE WI. Ir. Iis Siti Aisyah, ST, MT, Ph.D, IPM, ketua program studi Teknik Mesin UMM, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Douglas Marudut Siahaan dan Dini Kurniawati atas kolaborasi praktisi mengajar ini. Kolaborasi semacam ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi industri yang memiliki pengalaman yang kaya, terutama dalam CoE WI. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kualitas pendidikan dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia industri yang semakin kompleks,” ujar Ir. Iis Siti Aisyah, ST, MT, Ph.D, IPM. Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UMM memberikan tanggapan positif terhadap kolaborasi ini. Mereka merasa terbantu dengan adanya pengajaran langsung dari praktisi berpengalaman seperti Bapak Douglas Marudut Siahaan dalam bidang NDT dan Welding Inspection. Mahasiswa mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas kesempatan ini dan antusiasme mereka dalam memperoleh wawasan praktis yang relevan dengan industri. Kolaborasi Praktisi Mengajar semacam ini memberikan pengalaman yang berharga bagi mahasiswa dan meningkatkan kualitas pendidikan di Jurusan Teknik Mesin UMM. Shared:
Kolaborasi Praktisi Mengajar: Praktisi dari PT. Tiga Pilar Energi Mengajar CAE (Computer Aided Engineering) tentang Rigging dan Lifting Engineer, Kelas Unggulan CoE CVS

Jurusan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus mengembangkan kualitas pendidikan dengan menjalin kolaborasi yang bernilai dengan praktisi industri terkemuka. Kali ini, praktisi berpengalaman Bapak Hendra Gunawan dari PT. Tiga Pilar Energi diundang untuk mengajar tentang CAE (Computer Aided Engineering) dalam konteks Rigging dan Lifting Engineer, yang merupakan salah satu mata kuliah kelas unggulan (CoE) dalam program Construction & Vehicle Simulation (CVS). Kolaborasi ini melibatkan pertemuan luring dan daring yang dilakukan selama dua belas kali pertemuan. Bapak Hendra Gunawan menjalankan kolaborasi ini dengan bekerja sama dengan dosen Ir. Mohamad Irkham Mamungkas, ST, MT. dari Jurusan Teknik Mesin UMM. Bapak Hendra Gunawan adalah seorang praktisi yang memiliki pengalaman yang luas di bidang Rigging dan Lifting Engineer, khususnya dalam konteks Construction & Vehicle Simulation. Sebagai perwakilan dari PT. Tiga Pilar Energi, ia telah berhasil menerapkan teknik-teknik CAE yang inovatif dan efisien dalam kegiatan rigging dan lifting di perusahaan. Keahlian dan pengalamannya membuatnya menjadi sumber daya yang berharga bagi mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UMM. Dalam kolaborasi ini, Bapak Hendra Gunawan berperan sebagai praktisi pengajar yang berbagi pengetahuan dan pengalaman praktisnya tentang CAE dalam rigging dan lifting, khususnya dalam konteks Construction & Vehicle Simulation. Pertemuan dilakukan dalam format kombinasi luring dan daring, yang memungkinkan mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan praktisi berpengalaman tersebut. Ir. Mohamad Irkham Mamungkas, ST, MT., selaku dosen dan partner kolaborasi, memberikan panduan dan bimbingan kepada mahasiswa dalam mengikuti pertemuan tersebut. Dengan kombinasi pengetahuan akademik dari Ir. Mohamad Irkham Mamungkas dan pengalaman praktis dari Bapak Hendra Gunawan, mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UMM mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang penggunaan CAE dalam rigging dan lifting, terutama dalam konteks Construction & Vehicle Simulation. Alvian Iqbal Hanif Nasrullah, ST, MT, PIC CoE CVS, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Hendra Gunawan dan Ir. Mohamad Irkham Mamungkas atas kolaborasi praktisi mengajar ini. Kolaborasi semacam ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi industri yang memiliki pengalaman yang kaya, terutama dalam CoE CVS. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kualitas pendidikan dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tuntutan dunia kerja,” ujar Alvian Iqbal Hanif Nasrullah, ST, MT. Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UMM memberikan tanggapan positif terhadap kolaborasi ini. Mereka merasa terbantu dengan adanya pengajaran langsung dari praktisi berpengalaman seperti Bapak Hendra Gunawan dalam CoE CVS. Mahasiswa mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas kesempatan ini dan antusiasme mereka dalam memperoleh wawasan praktis yang relevan dengan bidang rigging dan lifting menggunakan teknik CAE dalam konteks Construction & Vehicle Simulation. Kolaborasi Praktisi Mengajar seperti ini merupakan salah satu upaya Jurusan Teknik Mesin UMM untuk menghubungkan dunia akademik dengan dunia industri, sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan yang lebih aplikatif dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Shared:
Kolaborasi Praktisi Mengajar: Praktisi dari Pertamina Hulu Mahakam Mengajar Teknik Pengaturan di Teknik Mesin UMM

Jurusan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil menjalin kolaborasi yang bernilai dengan praktisi industri terkemuka. Dalam upaya untuk memperkaya pemahaman mahasiswa, praktisi berpengalaman Bapak Horas Fadli Napitupulu dari Pertamina Hulu Mahakam diundang untuk mengajar tentang Teknik Pengaturan. Kolaborasi ini dilakukan melalui pertemuan luring selama enam kali pertemuan. Bapak Horas Fadli Napitupulu menjalankan kolaborasi ini dengan bekerja sama dengan dosen Ir. Andinusa Rahmandhika, ST, M.Eng dari Jurusan Teknik Mesin UMM. Bapak Horas Fadli Napitupulu adalah seorang praktisi yang memiliki pengalaman luas di industri energi, khususnya di bidang pengaturan. Sebagai perwakilan dari Pertamina Hulu Mahakam, ia telah berhasil menerapkan teknik pengaturan yang inovatif dan efisien dalam operasional perusahaan. Keahlian dan pengalamannya membuatnya menjadi sumber daya yang berharga bagi mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UMM. Dalam kolaborasi ini, Bapak Horas Fadli Napitupulu berperan sebagai praktisi pengajar yang berbagi pengetahuan dan pengalaman praktisnya dalam teknik pengaturan. Pertemuan luring dilakukan sebanyak enam kali pertemuan, yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi secara langsung dengan praktisi berpengalaman. Ir. Andinusa Rahmandhika, ST, M.Eng, selaku dosen dan partner kolaborasi, memberikan panduan dan bimbingan kepada mahasiswa dalam mengikuti pertemuan tersebut. Dengan kombinasi pengetahuan akademik dari Ir. Andinusa Rahmandhika dan pengalaman praktis dari Bapak Horas Fadli Napitupulu, mahasiswa mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang teknik pengaturan dan penerapannya dalam industri energi. Ir. Iis Siti Aisyah, ST, MT, Ph.D, IPM, Ketua Jurusan Teknik Mesin UMM, mengapresiasi kolaborasi ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Horas Fadli Napitupulu dan Ir. Andinusa Rahmandhika atas kolaborasi praktisi mengajar ini. Kolaborasi semacam ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi industri yang berpengalaman. Kami berharap ini menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan antara dunia akademik dan industri,” ujar Ir. Iis Siti Aisyah, ST, MT, Ph.D, IPM. Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UMM merespon positif kolaborasi ini, dengan mengapresiasi kesempatan untuk mendapatkan wawasan praktis yang relevan dengan dunia kerja. Mereka mengungkapkan kegembiraan mereka atas pengajaran langsung dari praktisi berpengalaman seperti Bapak Horas Fadli Napitupulu. Kolaborasi Praktisi Mengajar antara Teknik Mesin UMM dengan praktisi dari Pertamina Hulu Mahakam ini menunjukkan komitmen Jurusan Teknik Mesin UMM dalam memberikan pendidikan yang relevan dan menghubungkan mahasiswa dengan dunia industri. Melalui kerjasama semacam ini, mahasiswa mendapatkan pengetahuan yang lebih komprehensif dan siap menghadapi tantangan di masa depan sebagai lulusan teknik mesin yang berkualitas. Shared:
Teknik Mesin UMM Menggelar Pelatihan Software Simulasi Design CFD dengan Menggunakan ANSYS

Departemen Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) telah mengadakan pelatihan pertama dalam rangka meningkatkan pemahaman mahasiswa dan dosen dalam menggunakan software simulasi desain CFD (Computational Fluid Dynamics). Pelatihan ini berlangsung selama dua hari berturut-turut, pada Senin dan Selasa, tanggal 8-9 Agustus 2022, dengan tema “Training Software Desain CFD (ANSYS)” yang diselenggarakan oleh ACA Pacific. Pelatihan ini dihadiri oleh 20 mahasiswa dan 5 dosen Teknik Mesin UMM yang tertarik untuk memperluas pengetahuan mereka tentang simulasi desain menggunakan CFD. Materi pelatihan disampaikan oleh dua narasumber ahli dari ACA Pacific, yaitu Bapak Djatmiko Erlambang dan Andry Vince. Keduanya memiliki pengalaman yang luas dalam penggunaan software ANSYS untuk analisis CFD. Selama pelatihan, peserta diberikan pengetahuan dasar tentang prinsip dan konsep dasar CFD serta bagaimana mengaplikasikannya dalam desain dan analisis sistem berbasis fluida. Mereka juga mendapatkan pengenalan mendalam tentang penggunaan software ANSYS, yang telah dibeli oleh Departemen Teknik Mesin UMM untuk keperluan pelatihan dan analisis CFD di masa mendatang. Dalam pelatihan ini, peserta diberikan kesempatan praktis untuk menggunakan software ANSYS dalam simulasi desain CFD. Mereka belajar tentang proses pemodelan geometri, pembuatan mesh, penentuan kondisi batas, serta analisis dan interpretasi hasil simulasi. Pelatihan ini memberikan landasan yang kuat bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan dalam melakukan simulasi CFD yang akurat dan efisien. Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu upaya Departemen Teknik Mesin UMM dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa dan dosen dalam menggunakan teknologi terkini dalam bidang simulasi desain. Dengan memiliki pemahaman yang mendalam tentang CFD dan kemampuan dalam menggunakan software ANSYS, diharapkan mahasiswa dan dosen akan mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam pengembangan proyek-proyek riset, tugas akhir, dan kegiatan akademik lainnya. Departemen Teknik Mesin UMM berkomitmen untuk terus memberikan pelatihan dan pengembangan profesional kepada mahasiswa dan dosen guna menjawab tantangan perkembangan teknologi dalam industri. Pelatihan ini adalah langkah awal yang menjanjikan dalam mengoptimalkan penggunaan software simulasi desain CFD di lingkungan akademik, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin kompleks dan inovatif. Shared:
Tim Mekatronic UMM Bersiap Menghadapi Shell Eco Marathon Asia 2023

Dalam sebuah acara yang meriah di Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tanggal 27 Juni 2023, tim Mekatronic UMM secara resmi meluncurkan tim mereka untuk mengikuti ajang kompetisi bergengsi, Shell Eco Marathon Asia 2023. Tim ini dipimpin oleh pembina Drs. Moh. Jufri, MT., dan didukung oleh dua pembimbing ahli, yaitu Andinusa Rahmandhika, ST., M.Eng. untuk kategori urban listrik dan Dr. Yepy Komaril Sofi’i, ST., MT. untuk kategori proto gasoline. Shell Eco Marathon Asia, yang akan digelar pada tanggal 4-9 Juli 2023, menjadi panggung pertempuran bagi tim-tim mahasiswa dari seluruh Asia untuk menciptakan kendaraan paling efisien dalam hal konsumsi energi. Tim Mekatronic UMM telah memilih untuk berpartisipasi dalam dua kategori perlombaan yang berbeda, yaitu urban listrik dan proto gasoline. Dalam persiapan mereka, tim ini telah melakukan perancangan, pengembangan, dan pengujian kendaraan mereka selama berbulan-bulan. Dalam kategori urban listrik, tim Mekatronic UMM akan menampilkan kendaraan listrik yang dirancang untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan. Mereka telah menerapkan teknologi terkini dan inovasi yang menghasilkan efisiensi energi yang tinggi, sehingga mampu menciptakan kendaraan yang ramah lingkungan dan hemat energi. Dalam hal ini, pembimbing Andinusa Rahmandhika, ST., M.Eng., telah memberikan panduan dan pengetahuannya yang luas kepada tim. Sementara itu, dalam kategori proto gasoline, tim Mekatronic UMM akan menampilkan kendaraan dengan mesin bensin yang dioptimalkan untuk efisiensi tinggi. Dr. Yepy Komaril Sofi’i, ST., MT., sebagai pembimbing untuk kategori ini, telah memberikan arahan dan bimbingan kepada tim dalam merancang mesin yang efisien dan memiliki performa yang baik. Dalam acara peluncuran ini, Drs. Moh. Jufri, MT., selaku pembina tim, menyampaikan harapannya, “Kami bangga meluncurkan tim Mekatronic UMM untuk menghadapi Shell Eco Marathon Asia 2023. Tim kami telah bekerja keras dan melibatkan diri dalam pengembangan kendaraan yang efisien. Kami berharap dapat memberikan penampilan terbaik dan meraih prestasi gemilang di kompetisi ini.” Rektor UMM, Dr. H. Fauzan, M.Pd, juga memberikan dukungan kepada tim Mekatronic UMM. “Saya sangat mengapresiasi semangat dan dedikasi tim Mekatronic UMM dalam persiapan untuk Shell Eco Marathon Asia 2023. Kami berharap tim ini dapat memberikan prestasi gemilang dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya dalam bidang teknik dan inovasi,” ujarnya. Tim Mekatronic UMM telah menunjukkan komitmen dan keterampilan mereka dalam merancang kendaraan yang efisien dan ramah lingkungan. Mereka siap berjuang di Shell Eco Marathon Asia 2023 dan membuktikan kemampuan mereka dalam menciptakan kendaraan masa depan yang berkelanjutan dan inovatif. Shared:
Seminar Nasional Makretema Ketiga: Kolaborasi Teknik Mesin dari Berbagai Universitas Secara Online

Jurusan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses menggelar Seminar Nasional Makretema ketiga pada tanggal 21 Juni 2023. Tahun ini, seminar dilaksanakan secara online dengan peserta yang berasal tidak hanya dari UMM, tetapi juga dari berbagai universitas lainnya di seluruh Indonesia. Seminar Nasional Makretema merupakan acara tahunan yang diadakan oleh Jurusan Teknik Mesin UMM sebagai wadah bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk berbagi pengetahuan dan hasil penelitian terbaru di bidang teknik mesin. Melalui platform online, peserta dari berbagai universitas dapat bergabung dalam acara ini tanpa terbatas oleh jarak dan lokasi. Pada Seminar Nasional Makretema ketiga ini, tema yang diangkat adalah “Inovasi dan Tantangan Teknik Mesin dalam Era Digitalisasi Industri.” Hal ini mencerminkan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan dalam dunia industri. Dalam seminar ini, berbagai topik menarik dibahas menganai rekayasa mekanik. Ketua pelaksana seminar, Brigas Cahyono, ST MSc, menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya Seminar Nasional Makretema ketiga ini. “Kami sangat senang dapat mengadakan seminar ini secara online dan melibatkan peserta dari berbagai universitas. Hal ini memperluas jangkauan kolaborasi akademik dan memperkaya perspektif dalam bidang teknik mesin. Kami berharap seminar ini menjadi sarana yang bermanfaat untuk berbagi pengetahuan dan memperkuat jaringan antaruniversitas,” ujarnya. Salah satu peserta seminar mengungkapkan apresiasinya terhadap acara ini. “Seminar Nasional Makretema ketiga sangat informatif dan menginspirasi. Saya berkesempatan untuk mendengarkan presentasi dari para ahli dan mendapatkan wawasan baru dalam teknik mesin. Terima kasih kepada Jurusan Teknik Mesin UMM atas kesempatan ini.” Seminar Nasional Makretema ketiga berhasil menyatukan para akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai universitas dalam wadah yang inspiratif. Dalam era digitalisasi industri yang terus berkembang, kolaborasi semacam ini menjadi penting untuk memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang teknik mesin. Shared:
Student Camp Mesin 2023 Memperkuat Mahasiswa Baru Teknik Mesin UMM dalam Menghadapi Tantangan

Sebagai upaya untuk memperkuat mutu dan mental mahasiswa baru Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Student Camp Mesin 2023 telah diadakan. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa baru angkatan 2022 dalam menghadapi tantangan akademik dan profesional yang akan mereka hadapi, terutama di bidang teknik mesin. Dalam kerjasama dengan Arhanud (Artilleri Pertahanan Udara) Malang, mahasiswa baru mendapatkan panduan dan pembinaan dari para instruktur tentara berpengalaman. Tujuan utama dari kerjasama ini adalah untuk membantu membangun mental yang kuat serta semangat juang yang tinggi pada mahasiswa baru. Instruktur yang berpengalaman di bidangnya memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru agar mereka dapat menghadapi tantangan akademik dan profesional dengan keyakinan dan kesiapan yang tinggi. Selama dua hari satu malam, mulai dari tanggal 27 Mei hingga 28 Mei 2023, mahasiswa baru mengikuti berbagai kegiatan fisik yang dirancang untuk membangun kekompakan tim, kedisiplinan, dan kerjasama. Kegiatan-kegiatan ini meliputi latihan fisik, permainan kelompok, serta simulasi situasi yang menuntut pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah secara efektif. Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D, selaku Ketua Program Studi Teknik Mesin UMM, menyampaikan, “Student Camp Mesin 2023 merupakan program yang sangat penting dalam penguatan mahasiswa baru kami. Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa baru kami dapat mengembangkan mental yang tangguh serta semangat juang yang tinggi dalam menghadapi tantangan di dunia akademik dan profesional.” Mahasiswa baru Teknik Mesin UMM ditempa dalam lingkungan yang menuntut kerjasama tim, kemampuan mengambil keputusan, serta kemampuan adaptasi terhadap situasi yang berbeda. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengembangkan soft skills yang penting, seperti kepemimpinan, komunikasi efektif, dan kemampuan bekerja dalam tim. “Kami ingin mahasiswa baru kami merasakan pengalaman berharga selama Student Camp Mesin 2023. Selain meningkatkan kompetensi akademik, kami juga ingin mereka memiliki sikap positif, ketangguhan mental, dan semangat juang yang tidak hanya berlaku di lingkungan kampus, tetapi juga di kehidupan profesional mereka di masa depan,” tambah Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D. Diharapkan melalui kegiatan ini, mahasiswa baru angkatan 2022 Program Studi Teknik Mesin UMM akan menjadi mahasiswa yang siap menghadapi tantangan akademik dan profesional yang menanti mereka. Mereka akan memiliki kekuatan mental, semangat juang, dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi profesional yang sukses di bidang teknik mesin. Shared: