
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Empat mahasiswa terbaik dari Program Studi Teknik Mesin UMM berhasil lolos seleksi ketat Program Fast-Track Beasiswa Formosa TIP (Talent Internship Program) di National Formosa University (NFU), Taiwan. Program ini hanya menyediakan 15 kuota beasiswa untuk mahasiswa dari 18 universitas mitra NFU di Asia, dan mahasiswa Teknik Mesin UMM sukses menembus persaingan tersebut.
Program Fast-Track ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa tingkat akhir Teknik Mesin untuk menjalani perkuliahan satu semester di Taiwan, mengambil tiga mata kuliah (9 SKS), serta mengerjakan proyek penelitian di bawah bimbingan profesor NFU. Hasil dari proyek ini nantinya akan dikonversi sebagai skripsi di UMM, sehingga setelah menyelesaikan program, mahasiswa akan mendapatkan ijazah S1 dari UMM dan dapat langsung melanjutkan studi S2 di NFU dengan beasiswa penuh.
Untuk melepas keberangkatan mahasiswa, Teknik Mesin UMM menggelar Acara Pelepasan Resmi pada Selasa, 10 Februari 2025, bertempat di Ruang Inovasi WR4 Lantai 1 – GKB1 Universitas Muhammadiyah Malang. Acara ini dihadiri oleh Ketua Program Studi Teknik Mesin, Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D., IPM., Koordinator Program Fast-Track Formosa TIP, Ardi Lesmawanto, ST., MT., Ph.D., serta Wakil Rektor IV, Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi, Ph.D.. Selain itu, orang tua dari salah satu mahasiswa yang akan berangkat juga turut hadir, menambah nuansa haru dan kebanggaan dalam acara ini.
Dalam sambutannya, Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D., IPM., menegaskan bahwa keberhasilan ini membuktikan kualitas mahasiswa Teknik Mesin UMM di tingkat global.
“Program Fast-Track ini adalah jalur percepatan bagi mahasiswa kami untuk tidak hanya menyelesaikan studi S1, tetapi juga langsung meraih beasiswa S2 di salah satu universitas terbaik di Taiwan. Ini adalah bukti bahwa Teknik Mesin UMM mampu bersaing dan menjadi yang terbaik. Manfaatkan kesempatan ini untuk menggali ilmu, memperluas jejaring, dan membawa pulang pengalaman yang bisa menginspirasi mahasiswa lainnya,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Rektor IV, Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi, Ph.D., memberikan motivasi dan arahan kepada mahasiswa sebelum keberangkatan.
“Kesempatan ini bukan hanya soal akademik, tetapi juga soal bagaimana kalian membangun jaringan yang luas. Perluas pergaulan, tetapi tetap jaga batasannya. Jangan lupa untuk menjaga disiplin, integritas, dan yang terpenting, tetap menjalankan ibadah, termasuk sholat. Tunjukkan bahwa mahasiswa UMM tidak hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berakhlak baik,” pesannya.
Acara pelepasan ini menjadi momen penting dalam perjalanan pendidikan mereka. Bukan sekadar seremoni, tetapi juga wujud apresiasi atas usaha, kerja keras, dan semangat para mahasiswa yang telah berjuang hingga mendapatkan kesempatan luar biasa ini. Keberangkatan mereka ke Taiwan bukan hanya kebanggaan bagi diri mereka sendiri, tetapi juga bagi keluarga, universitas, dan bangsa.
Acara berlangsung penuh semangat dan haru, diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol dukungan dari civitas akademika UMM bagi para mahasiswa yang akan menempuh perjalanan akademik ke Taiwan.
Keberhasilan mahasiswa Teknik Mesin UMM dalam Program Fast-Track Formosa TIP ini semakin memperkuat reputasi UMM sebagai kampus yang mendukung pengembangan mahasiswanya di kancah internasional. Program ini juga sejalan dengan visi Internasionalisasi UMM 2030, yang menargetkan peningkatan mobilitas akademik, kolaborasi riset global, serta peningkatan jumlah mahasiswa dan dosen yang berpartisipasi dalam program akademik internasional. Dengan pencapaian ini, Teknik Mesin UMM terus membuktikan diri sebagai program studi unggulan yang siap mencetak lulusan berdaya saing global.