
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dua mahasiswa Teknik Mesin UMM, Dean Attar Ashari dan Muhammad Lutfi Kamal, sukses meraih medali perak dalam kompetisi bergengsi AISEEF (Asean Innovative Science, Environmental & Entrepreneur Fair) 2025.
Keberhasilan ini diperoleh melalui inovasi mereka dalam pengembangan “Automatic Braking System with Integrated Temperature Sensor for Rider Safety, Powered by AI and Microcontroller.” Sistem ini dirancang untuk meningkatkan keselamatan pengendara dengan mengintegrasikan sensor suhu yang dikendalikan oleh kecerdasan buatan dan mikrokontroler.
“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi pengendara dalam meningkatkan keamanan berkendara, terutama dalam kondisi ekstrem,” ujar Dean Attar Ashari.
Muhammad Lutfi Kamal menambahkan bahwa proyek ini merupakan hasil kerja keras dan penelitian yang dilakukan selama beberapa bulan terakhir. “Kami mendapatkan banyak dukungan dari dosen dan rekan-rekan di Teknik Mesin UMM. Ke depannya, kami berharap sistem ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk aplikasi yang lebih luas,” katanya.
AISEEF 2025 merupakan ajang internasional yang diikuti oleh peserta dari berbagai negara ASEAN, menampilkan inovasi-inovasi di bidang sains, lingkungan, dan kewirausahaan. Prestasi ini semakin membuktikan kualitas mahasiswa UMM dalam bersaing di tingkat internasional.
Kaprodi Teknik UMM menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh mahasiswa kami. Ini adalah bukti bahwa mahasiswa Teknik Mesin UMM mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global. Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berinovasi,” ujarnya.
Selamat kepada Dean Attar Ashari dan Muhammad Lutfi Kamal! Semoga prestasi ini menjadi awal dari kesuksesan yang lebih besar di masa depan.