Lokakarya Penyusunan Portofolio Mata Kuliah untuk Akreditasi Internasional GA-IABEE

Departemen Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan lokakarya bertema “Penyusunan Portofolio Mata Kuliah Berdasar OBE Menuju Akreditasi Internasional GA-IABEE.” Lokakarya ini bertujuan untuk menyusun portofolio sebanyak 15 mata kuliah dalam rangka memperoleh akreditasi internasional dari General Accreditation – IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education). Lokakarya yang berlangsung selama kurang lebih 4 bulan ini melibatkan pemateri yang ahli di bidangnya, yaitu Bapak Oyong Novareza, ST. MT. PhD, seorang dosen Teknik Industri dari Universitas Brawijaya yang juga menjabat sebagai Asesor LAM TEKNIK (Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik Indonesia). Dengan pengalaman dan pengetahuannya, Bapak Oyong memberikan panduan dan bimbingan kepada peserta dalam menyusun portofolio mata kuliah berdasarkan OBE (Outcome-Based Education). Proses penyusunan portofolio melibatkan 15 mata kuliah yang menjadi bagian integral dari kurikulum Teknik Mesin UMM. Peserta lokakarya, yang terdiri dari dosen-dosen Teknik Mesin UMM, bekerja sama untuk merumuskan tujuan pembelajaran, indikator pencapaian, dan metode evaluasi yang sesuai dengan prinsip OBE. Portofolio ini akan menjadi alat penilaian yang komprehensif untuk mengukur pencapaian mahasiswa dalam mencapai hasil pembelajaran yang diinginkan. Dalam lokakarya ini, Bapak Oyong Novareza memberikan wawasan tentang pentingnya akreditasi internasional dan manfaatnya bagi program studi Teknik Mesin UMM. Peserta juga diberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip OBE dan metode penilaian yang relevan. Selain itu, mereka diajak untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam menyusun portofolio mata kuliah dengan pendekatan OBE. Koordinator kurikulum Teknik Mesin UMM, Dini Kurniawati, ST., MT., menyatakan pentingnya kegiatan ini dalam meningkatkan kualitas pendidikan di program studi Teknik Mesin. Ia mengatakan, “Penyusunan portofolio mata kuliah berdasarkan OBE merupakan langkah penting menuju akreditasi internasional GA-IABEE. Dengan portofolio yang komprehensif, kita dapat menunjukkan kualitas pembelajaran dan pencapaian mahasiswa secara jelas dan transparan.” Departemen Teknik Mesin UMM berkomitmen untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan serta mengejar akreditasi internasional sebagai upaya dalam meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global. Melalui lokakarya ini, diharapkan program studi Teknik Mesin UMM dapat memenuhi persyaratan GA-IABEE dan meningkatkan reputasi serta pengakuan internasional. Shared:  

Sosialisasi Metode Backward Penilaian SubCPMK Berdasarkan OBE: Langkah Menuju Pendidikan Terbaik di Teknik Mesin

Dalam semangat untuk terus menghadirkan pendidikan berkualitas tinggi dan memenuhi standar internasional, Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan penuh antusias telah menyelenggarakan acara Sosialisasi Metode Backward Penilaian SubCPMK Berdasarkan Outcome-Based Education (OBE). Acara ini berlangsung pada tanggal 24 Agustus 2023, dengan pembicara utama Ir. Yufis Azhar, S.Kom., M.Kom., seorang akademisi berpengalaman dalam penyusunan SubCPMK berdasarkan OBE. Tujuan dari acara ini tidak hanya untuk memberikan wawasan baru kepada dosen dan staf Teknik Mesin UMM, tetapi juga untuk mempersiapkan langkah-langkah penting dalam menghadapi proses General Accreditation dari IABEE (Ikatan Ahli Bidang Teknik Indonesia). IABEE adalah badan akreditasi yang berfokus pada bidang teknik dan memiliki standar internasional yang diakui. Dalam sesi sosialisasi, Ir. Yufis Azhar memberikan pemahaman mendalam tentang metode Backward Penilaian SubCPMK yang berbasis pada Outcome-Based Education (OBE). Metode ini merupakan pendekatan yang melibatkan perencanaan pembelajaran dari tujuan akhir atau hasil yang diinginkan, kemudian merancang semua komponen pembelajaran untuk mencapai tujuan tersebut. “Melalui pendekatan Backward Penilaian SubCPMK berdasarkan OBE, kita dapat lebih efektif mengukur dan memastikan pencapaian kompetensi mahasiswa,” ungkap Ir. Yufis Azhar. “Ini adalah langkah yang penting dalam memastikan kualitas pendidikan yang sesuai dengan standar internasional.” Komitmen program studi Teknik Mesin dalam menghadirkan pendidikan terbaik bagi mahasiswa dan memastikan bahwa mereka siap untuk menghadapi dunia industri yang semakin kompleks. “Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, para dosen dan staf Teknik Mesin dapat lebih memahami dan menerapkan metode Backward Penilaian SubCPMK berdasarkan OBE dengan baik,” ujar beliau. Ketua Program Studi Teknik Mesin UMM, Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D., menambahkan, “Acara ini adalah bagian dari upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di bidang teknik mesin. Kami berkomitmen untuk mempersiapkan mahasiswa kami menjadi lulusan yang berkualitas dan siap bersaing di dunia profesional.” Dengan penyelenggaraan acara sosialisasi ini, Teknik Mesin UMM memperlihatkan langkah konkret dalam memenuhi standar akreditasi internasional dan mewujudkan visi untuk memberikan pendidikan terbaik bagi mahasiswa. Melalui pendekatan Backward Penilaian SubCPMK berdasarkan OBE, diharapkan bahwa para lulusan Teknik Mesin UMM akan menjadi profesional yang memiliki kompetensi tinggi dan dapat memberikan dampak positif dalam berbagai bidang industri. Shared: